NUA ODO NUA PU’U MAUROMBA

Image
Jalan kendaraan hanya sampai di dekat gerbang masuk kampung. Memasuki kampung seperti memasukki tempat suci, tempat pemujaan. Harus melewati trap dari batu-batu.
Image

Image

Image

Ada satu halaman utama di kampung yang disebut Wewa Ia. Wewa Ia ditandai dengan  batu-batu tajam berdiri (watu ia) dan batu-rata (nabe). Di wewa ia ada balai adat (befa) yang digunakan untuk pertemuan adat. Selain pertemuan untuk kepentingan bersama, juga di balai ini dilakukan sidang pengadilan adat. Setiap sidang pengadilan dihadiri oleh pemuka adat dan masyrakat. Semua kebutuhan makan minum sidang adat ditanggung oleh kedua pihak yang berperkara. Masing-masing membawa sekeor babi, beras dan uang rokok.
Image

Balai adat ditempatkan di Wewa Ia, karena bila terjadi persengketaan, dalam keadaan tertentu orang melakukan sumpah dengan mengambil tanah berdiri di samping ‘watu ia (batu perjanjian).
Image

Pertemuan di balai adat
Image

Image

Rumah penduduk kampung adat pada masa lalu dibuat bertingkat 3(tiga) tenda wena (balai paling bawah) tenda wawo (balai atas) atau tenda ora (balai yang tengah) dan reta todo (tempat atas merupakan ruang dalam)
Dapur rumah biasanya ditempatkan pada sisi kiri di tingkat yang ketiga.
Di tempat reta todo biasa ada ruang tidur dan dapur.
Tetapi rumah-rumah sekarang tidak lagi dibuat bertingkat seperti terlihat dalam gambar ini.

Image

Pada masa rumah bertingkat tiga, tingkat paling bawah (pertama) dijadikan tempat menyapa tamu dan duduk-duduk serta juga tempat menyiapkan makanan ternak (babi). Mengatasi saat ini orang menyiapkan  satu bangunan sederhana disebut soja (balai). Soja ini bisa multi fungsi dijadikan tempat menyiapkan makanan babi (soja do muku wawi) dan juga bisa jadi tempat santai untuk berangin-angin dan kegiatan lainnya.
Image

Image

Kampung adat memiliki sebuah gudang perabot bersama. Tersimpan peralatan masak, piring dan gelas.
Image

Kaum ibu bergotong royong menyiapkan makan bersama pada saat pertemuan adat di balai adat yang berlokasi di wewa Ia.

Image

Kampung adat dan rumah adat serta balai adat di halaman utama ‘wewa ia’.

Image

 

 

 

 

 

 

 

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to NUA ODO NUA PU’U MAUROMBA

  1. jeronmaunday says:

    sangat membanggkan pux adat st adat yg blum pernah pudar,,terima ksh woso tii embu kajo te mata mudu ree doe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s