POHON MAHAL DAN TERHORMAT


Dalam budaya Nagekeo ada istilah ‘sudu dhu repa nggena’ (sesuai ukuran). Ketika orang mencari kayu bangunan entah itu dari pohon kelapa, lontar atau jenis lainnya maka dapat mengambil milik siapa saja dalam suku selama sesuai dengan ukuran yang dicari (sudu dhu repa nggena). Budaya ini saat sudah mulai langka.

Menemukan dan memilih serta mengambil dari milik orang lain tanpa imbalan ini yang disebut sudu dhu repa nggena. Di Nagekeo ada sejenis pohon kayu liar yang tak pernah di tanam dalam bahasa Nagekeo disebut ’embu’. Pohon ini biasa berbunga kuning dan berbuah plong panjang. Ini pohon paling dihargai dan dihormati. Mengapa? Ini salah satu pohon kayu yang biasa digunakan untuk ‘peo’ (tugu pemersatu suku).

Orang Udi di Keo Tengah sedang berniat membangun Peo. Peo yang lama di Udi dan Worowatu dicuri oleh para pedagang barang seni purba. Dalam proses mengganti dan menanam yang baru mereka harus mencari pohon ’embu’. Saya dengar mereka sudah memutuskan bakal menebang sebuah pohon embu yang ada di Nuamuri (eko Nuamuri) dekat gereja Hati Kudus Yesus, Maunori. Sudu dhu repa nggena berlaku sejauh boleh memilih pohon ini karena paling cocok tanpa keberatan dari sang pemilik. Tetapi karena tujuannya untuk ‘PEO’, maka sang pemilik lahan dan pohon akan diberikan imbalan hampir seperti mas kawin (tu’a eja). Mengambil barang (pohon) ini diartikan dengan bhei weki ai do (menjunjung tinggi karena disukai) karena itu diberikan imbanan kamba jara, wea, topo, longo(kerbau, kuda, emas, parang adat, kambing). Dalam nilai uang tentu tidak sedikit untuk membayar sebatang pohon yang tumbuh secara alami.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to POHON MAHAL DAN TERHORMAT

  1. Pingback: Sail Komodo – NTT 2013 | Ini Kebudayaan Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s