TI’I KA PATI MINU BHASO WUTU PERSEMBAHAN PADA LELUHUR

Leluhur yang sudah meninggal dunia memiliki nilai dan kekuatan lebih. Para leluhur  masih mempunyai hubungan dengan dunia nyata. Mereka menjadi lebih ditinggikan karena mereka telah hidup dalam alam roh dan memiliki kemampuan supra natural. Menyertai orang hidup di mana saya. Para leluhur selalu bisa melihat dan menyertai karena mereka berada di dalam alam roh atau di alam terang (mera papa ndala).

Para leluhur itu selalu menyertai  perjalanan orang yang hidup (tuda mudu), mereka juga ikut memberikan pencerahan (tau ngai sia rende eda). Penyertaan dan bimbingan para leluhurlah yang membuat  seorang pintar (ngai sia rende eda) dan memberikan kelancaran dalam pekerjaan (kema nge, ghawo dagho) dan membuahkan hasil.

Kehidupan saat ini tak terlepas dari  kebaikan para leluhur karena itu patut disyukuri (kila ri’a, tabe pawe). Mereka dianggap hidup bersama (ndi’i duhu mera gheo) Karena itu diajak makan bersama  (ka papa fala) mencicipi minum bersama (minu papa pinda).

Persembahan atau sajian kepada para leluhur berupa:  daging ayam atau bisa diganti dengan telur, nasi, kopi, moke (tuak), air, sirih, pinang dan tembakau. Semua dalam takaran yang sangat sedikit.  Sajian ini dibuat diatas potongan daun pisang sebanyak 7 porsi (bhaso dimarua). Semua sajian ditempatkan di atas tampa (niru) atau dulang. Saat ini orang menambahkan lilin yang dinyalakan.  Lilin ini pengaruh agama Kristen. Sedangkan kaum Muslim menggunakan  dupa (kemenyan).

Sajian  sebanyak 7 porsi kemudian dibagi:
3 porsi disisihkan :
1.  Bhaso titi utu sengge re’e ena oki dapu. Sajian ini di tempatkan di sudut dapur. 2. Bhaso sa’o wedu ena deke raja. Sajian di tempatkan di dekat tiang raja (tiang utama) 3. Bhaso utu sao wee ire reru wede ena wewa. Sajian buat tetangga di tempatkan di halaman. Orang Nagekeo sangat menghargai tetangga untuk menjauhkan dari rasa iri. 4. Bhaso ine embu (4 porsi utuh dengan minuman, rokok dll) ditaruh dalam kamar tidur.

Doa atau sua soda dalam upacara memberikan persembahan kepada leluhur (ti’I ka pati ae) disesuaikan dengan ujud. Orang Nagekeo selalu mengharapkan kehadiran para leluhur pada kegiatan-kegiatan penting kehidupan.  Sebelum bepergian jauh (merantau dan belajar), sebelum membuat rumah (kema sa’o)mohon penyembuhan dan lain-lain.

Berikut contoh doa (sua soda) pada saat untuk anak yang mau bepergian:

Te ine ame, embu kajo, ta mata mudu re’e do’e. Ta negha pipi pipi tenda-tenda. Mbeja aa miu ta ngeha mera ena papa ndala.  Kami dhatu ee tei, nenga nggesa. Kombe te, kami tii miu ka, pati miu ae. Kami dhatu kila ri’a tabe pawe.
Ti’I kami weki ri’a, pati kami do tolo.
Kami taua dida dika  mbanga anga, weta weki sa ngara, kere etu naoa nia< Ma’e kura, ma’e apa. Te ana embu miu…(weta ngara) menga ne’e oda mbana, mo’o ngga’e oda kema ena nua oda ata.
Miu tuda mudu, ana embu miu wa’u muri. Ti’I imu ngai sia, pati imu rende eda, mo’o kema imu tei, ghawo imu luka. Kema nge ghawo dagho. Mo’o imu dhatu dado ndia sa’o. Ndi’I dudhu mera gheo sai rembu miu. Ka sai papa fala, minu sai papa pinda. Kombe te kami ma ti’I pau miu ka, pati pau miu minu ae.  KA SAI MIU.

Kami oa wadi mbana imu jeka dhu ru’u. Dara imu jeka jepi ra’i.  toni imu jeka tembu, dombo dewa reta, rudhu negha ma’e julu. Muda imu jeka bhungga, kamu rabhe rade. Wedu ma’e ndembu, lenda ma’e mbeta. Ke ine ame embu kajo, ema bapa ta kami oa ama utu ana embu miu ta mo’o mbana.

Sajian kepada leluhur dibiarkan sampai api lilin padam. Kemudian air putih dari persembahan diberikan kepada anak atau orang yang didoakan, sebagai bukti ka fala minu pinda (makan dan minum bersama).

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in ADAT & BUDAYA. Bookmark the permalink.

One Response to TI’I KA PATI MINU BHASO WUTU PERSEMBAHAN PADA LELUHUR

  1. Klemens Dombo says:

    Harus dipelajari oleh org nagekeo agar jgn lupa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s