Belajar dari Gadis Cemongan

Cantik, manis, rupawan adalah bawaan lahir. Itulah jati diri. Tanda pengenal  asli, bukan  buatan. Berkostum sifat-sifat  baiknya dia tampil menjadi lebih sempurna. Sebuah citra baik, gambaran yang membuat dia pantas dihargai dan dicintai.   Nasib berbicara lain. Dia ditinggalkan ibunya dan terus mengikuti ayahnya yang menikah lagi dan memiliki dua orang anak. Mereka bertumbuih menjadi  anak ABG di rumah yang sama sampai keadaan  menjadi  lebih buruk lagi. Ayahnya meninggal dan dia harus  hidup bersama ibu tiri dan kedua saudaranya.  Dia hidup dalam teknan,terpinggirkan serta dipojokkan. Tempat tidurnya  di dekat cerobong asap. Wajahnya  sering cemongan abu hitam dari  cerobong asap.  Karena  abu (cinder) dia mendapat nama olokan gadis berwajah abu, Cinderellla.  Berkat pertolongan bidadari  menikmati pesta sukacita dan berdansa dengan pangeran  dan menjadi ratu.

Berlepotan  masalah

Manusia  adalah  ciptaan dan citra Allah.   Sebagai karya ilahi dan diyakini sebagai  gambaran rupa Allah  maka sesungguhnya  manusia itu  baik dan sempurna adanya.  Kesempurnaan manusia adalah dalam proses yang terus berkembang.  Manusia  bisa membangun dirinya sendiri, tetapi dalam banyak hal manusia menjadi makhluk yang bergantung. Manusia seolah dilemparkan ke bumi, dan untuk terus bereksistensi  dia harus membangun diri sambil menyesuaikan diri dengan lingkungan. Ketika lingkungan tidak mengakomodasi kehadirannya  dengan sempurna, maka manusia mengalami nasib  seperti gadis berlepotan abu Cinderella.  Manusia seolah berlepotan masalah, terpingirkan dan terpojokan.

Tuhan akan mengatur hidup kita.

Hidup harus terus dipertahankan dengan menjalaninya. Sebagai ciptaan Tuhan,  manusia sesungguhnya tidak berjalan sendirian.  Manusia menjalani hidup bersama Tuhan. Tuhan ada dan mengatur perjalanan hidup kita. Tugas manusia  yaitu jalani  kehidupan ini dengan penuh semangat. Terus bersemangat dalam  beraktivitas . Terus bermimpi dan  bercinta-cita. Seperti kisah Cinderella   Tuhan  akan menolong pada saat yang tepat melalui orang yang mungkin tidak dikenal seperti  bidadari datang dengan tongkat ajaibnya.

Menghargai  orang lain.

Mencapai sukses dan kabahagian adalah harapan setiap insan.  Tuhan  adalah pencipta. Manusia bukan ciptaan satu-satunya.  Keberhasilan dan kebahagiaan tidak bisa dicapai hanya dengan  kekuatan diri sendiri.  Dikisahkan dalam cerita Cinderella bahwa  makhluk atau orang lain yang kita anggap sederhana seperti tikus terperangkap dan kadal melata yang tak sempurna  memiliki andil bagi sebuah keberhasilan.  Sang bidari memnita kerjasama Cinderella untuk mengambil  perangkap berisi  4 ekor tikus terjebak perangkap kekerasan dunia menjadi kuda yang  bertenaga  penarik kereta kencana  kehidupan kita . Manusia jelata yang merayap  seperti kadal  bisa jadi   penjaga yang menyelelamatkan.  Pesan jelas bahwa manusia harus menghargai orang lain termasuk orang sangat sederhana dalam kondisi apa pun.

Meninggalkan jejak hidup
Anda boleh kembali ke rumah anda, tapi ingat jangan lupa meninggalkan jejak perbuatan anda  untuk memudahkan orang mengidentifikasi dan mengenal anda, seperti Cinderella melalui  sebelah sepatu yang tertinggal  telah menghantar dia menikmati hidup bahagia.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s