KAPOLRI TIDAK TAHU PERISTIWA PENGEPUNGAN KPK

Sebagai warga negara yang memahami garis komando dalam jajaran kepolisian kejadian kantor KPK dikepung puluhan intel dan provost Polri, Jumat hingga Sabtu (6/10/2012) dini hari seharusnya diketahui Kapolri.

Menurut Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Menko Polhukam atas nama Presiden langsung menghubungi Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan menanyakan apa yang terjadi. Dan jawaban dari sang jenderal sangat mengherankan. “Sebab ada kabar provost dan penyidik itu datang ke KPK atas perintah Kapolri. Namun dijawab Kapolri bukan dia yang perintahkan dan menyatakan tidak tahu soal itu,” ia menjelaskan.

Sebuah sandiwara yang tidak lucu selalu ditampilkan di negeri ini. Negeri ini memang penuh dengan kepalsuan. Tidak hanya alamat palsu seperti lagunya Ayu Tingting, ada wig palsu punya Gayus, sumpah palsu para saksi di pengadilan ala Anggie dan kini pernyataan seorang Perwira Tinggi dan juga Petinggi sebuah lembaga negara punya pernyataan yang diragukan kebenarannya.

Kalau benar  para provost POLRI yang datang ke KPK tanpa komando, maka mereka adalah orang liar dan preman. Kita lihat akan ada sandiwara baru lagi. Kebohongan akan selalu ditutupi dengan sebuah kebohongan baru. Sandiwara tidak lucu dan luar daya nalar orang sehat akan selalu dipentaskan di negeri ini.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s