DIE KODI alias KELAPA LAUT

Die kodi atau buah lontar melimpah di kampung halaman saya di Mauromba, Keo Tengah. Buah ini tak ada harganya. Buah-buah yang sudah matang berjatuhan. Sesekali kami memungutnya dan kemudian dikupas serta mencelupkan dalam air serta memeras cairan berwarna kuning untuk dicampurkan pada makanan babi. Makanan babi di kampung kami adalah irisan batang pisang yang ditumbuk halus lalu dicampur dengan ampas kelapa serta sisa-sisa makan serta air sisa cucian piring.

Di kota Jakarta ada yang menjual daging buah lontar muda dan airnya. Tetapi sampai hari ini saya belum pernah tertarik untuk mencobanya. Buah lontar disebut kelapa laut di Malaysia. Dan promosi kasiat buah kelapa laut luar biasa. Saya berdiri agak lama, mengagumi sesuatu yang kuanggap sampah di kebun kami.

 

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to DIE KODI alias KELAPA LAUT

  1. berto m. owa says:

    akhirnya minuman tua kolik ada di beranda Nagekeo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s