PERKAWINAN ADAT NAGEKEO

Perkawinan adat Nagekeo adalah perkawinan patriarchat, pihak lelaki pergi meminang dan membawa wanita pulang dan tinggal di rumah lelaki. Beda dengan perkawinan dalam adat dan budaya Ngada yang adalah matriarchat pengantin pria datang dan tinggal di rumah wanita yang dinikahi. Karena dalam budaya matriarchat, wanita sebagai kepala keluarga.

Pemberian (belis) dari pihak keluarga pengantin pria

Dalam perkawinan patriarchat seperti Nagekeo   atau pun dalam perkawinan matriarchat dalam masyarakat Ngada, wanita tetapi menjadi figure utama, pusat kehidupan dan mendapat penghargaan istimewa. Keistimewaan dan penghargaan dalam budaya perkawinan patriarchat  dibuktikan melalui pemberian mahar atau mas kawin atau disebut juga belis.  Membawa belis disebut dalam bahasa daerah  mendi ngawu atau tau ngawu. Kata ngawu berarti harta benda. Mendi ngawu atau tau ngawu artinya membawa atau melaksanakan tugas memberikan penghargaan berupa materi. Mendi ngawu dilakukan oleh pihak pengantin pria kepada keluarga pengantin wanita. Dan pihak keluarga wanita memberikan balasan yang disebut  ‘sunda bando’.  (bersambung )

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in ADAT & BUDAYA and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to PERKAWINAN ADAT NAGEKEO

  1. Emile says:

    Apakah bisa laki2 dari nagekeo melamar dan menikahi perempuan dari.bajawa dan laki2 tinggal.d rumah istrinya (mengikuti adat bajawa)? Saya sangat mengharapkan jawabannya. Terima kasih.

  2. atanagekeo says:

    Menjalin kasih antara dua insan tidak mengenal batas. Bicara tentang perkawinan antara wanita Bajawa dan lelaki Nagekeo sesungguhnya beramasalah bagi orang Nagekeo. Karena Bajawa dengan ibu sebagai pewaris (matrimonial) mengharuskan lelaki harus datang dan tinggal di keluarga wanita. Nagekeo masyarakat patrilinial (pater) bapa/lelaki menjadi pewaris dan menjadi kepala keluarga.
    Jadi bukan soal bisa dan tidak bisa. Boleh atau tidak boleh. Cinta tidak mengenal batas. Tetapi yang jelas bermasalah bagi lelaki Nagekeo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s