DESU,LESU,DESTAR

Kalau ada yang aneh menurut saya adalah ikat kepala orang Nagekeo. Dalam bahasa daerah disebut Desu, lesu atau katanya dalam bahasa Indonesia disebut destar. Ukurannya sebesar tapak meja tamu. Kain ini terbuat dari batik dengan bagian tengah berwarna putih. Lelaki Nagekeo merasa gagah menggunakan ikat kepala dengan mencuatkan ujung berbentuk kluping atau tanduk.

Ada yang bertanya dari mana asalnya? Apakah ini asli orang Nagekeo. Dari segi produk kainnya, jelas ini adalah batik dan berasal dari Jawa. Hiasan kepala ini masuk ke Nagekeo, menurut saya melalui para pelaut yang berlayar ke Bima, Benoa, dan Banyuwangi.

Dalam kesehariannya orang Nagekeo tidak memakai ikat kepala ini. Pada masa lalu barang ini langka dan susah diperoleh. Teknik ikat kepala orang Nagekeo hampir sama dengan orang Bali.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s