RASA LAPANG DI RUANG SEMPIT

Pada suatu hari minggu pagi. Seperti biasa saya  bersama istri  pergi ke gereja, yang jaraknya hampir sepelempar batu dari rumah tinggal kami. Ketika kembali dari gereja seorang wanita muda kami ajak ke rumah. Waktu itu rumah kami sedang dalam perbaikan. Untuk sementara kami mengontrak rumah kecil di depannya, yang berbatas tembok bikinan kami. Rumah sementara yang kami kontrak memiliki dua kamar tidur serta dapur.  Bagian depan rumah berhadapan langsung dengan tembok pembatas halaman kami. Sebelah kiri ada tembok, dari tembok itu orang bisa melihat beberapa rumah sederhana milik orang Betawi pada posisi yang lebih rendah.

Wanita muda  sempat menengok ke luar tembok rumah. Dia melihat ada orang berlalu lalang dan saling menyapa serta diselingi suara anak-anak bermain riang. Hal ini tentu sangat berbeda dengan rumah mereka yang luas dan memiliki tanah kosong yang lapang penuh tanaman hias dan pohon. Rumah mereka bertembok tinggi di keempat sisi. Tidak ada kemungkinan orang di dalam tembok untuk melihat orang yang berada di luar tembok demikian juga sebaliknya. Pemandangan yang dilihat di balik tembok pendek di rumah kontrak kami menyenangkan hatinya. Spontan wanita mudah ini mengatakan:” Enak di sini rumahnya luas”.

Tamu kami wanita yang masih berusia muda dia menikahi seorang duda yang pernah menduduki pos-pos penting di bidang keuangan  di beberapa ibu kota provinsi di negeri ini. Punya rumah luas dengan fasilitas lengkap. Dia adalah seorang desa yang biasa dalam pergaulan terbuka. Ternyata kecukupan materi dalam lingkungan yang tertutup dan individualistis mengerdilkan ruang gerak dan perasaan pribadi.  Enak dan luas tidak semata ukuran luas lahan, tetapi kelapangan adalah luas dan terbukanya pergaulan dengan sesama. Ia merasa tidak sendirian, bisa saling menyapa.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s