BAKAL BUKU

Saya membaca  di dalam satu blog ada judul bakal buku. Dalam bahasa tumbuhan dikenal kata lembaga. Lembaga arti asal mula atau benih. Lembaga daun artinya benih yang bakal jadi daun. Lalu bakal buku sama dengan lembaga buku artinya berbagai tulisan yang bakal jadi buku.

Menulis buku pasti sesuatu yang terlalu ideal untuk banyak orang. Saya pernah ingat seorang kakak kelas saya yang sangat bersemangat setudi Filsafat. Berbagai buku dilahap dengan rakus. Dia selalu ingin menulis sesuai bidang setudinya.  Dia berambisi keras untuk menulis buku. Dia mengatakan bahwa kelak saya akan saksikan dia menulis buku. Tanpa mengurangi teman tadi, karena beberapa tulisannya saya baca di media massa, tetapi bahasanya masih bahasa planet. Dia menggunakan bahasa dan gaya pengungkapan yang membuat pembaca harus mengerlingkan kening  sampai jidat berkeriput. Orang harus berpikir untuk memahami. Pada hal tulisan ini merupakan  sebuah penjernihan dan uraian dari keruwetan pemahaman untuk membumikan suatu pemahaman.

Buku adalah  beberapa helai kertas berisi tulisan yang disatukan untuk dibaca. Menulis untuk bakal buku berarti mengisi tulisan pada kertas-kertas. Untuk mendapatkan seratus halaman tentu dimulai dengan satu halaman. Agar dapat menulis tiga bab maka mulai dengan bab yang pertama. Menulis bakal buku secara terbuka melalui blog, memberikan ruang luas kepada pembaca untuk membaca secara bertahap. Karena dalam setiap blog terbuka ruang untuk memberikan komentar, maka penulis menerima cicilan masukan dari pembaca. Karena sejak awal sudah mendapat kritikan  maka buku  menjadi lebih sempurna pada saat diteribitkan.

Penulis bakal buku tentu adalah penulis buku. Setiap buku tentu punya sasaran pembaca sendiri. Orang yang sangat gemar membaca pun akan mencari buku sesuai dengan kesukaannya. Ini berhubungan dengan tema atau pokok pikiran dasar yang dibahasa dalam tulisan. Bicara tentang tema berarti bicara tentang minat pembaca. Setiap pembaca memiliki ketertarikan pada pokok pikiran yang diminati. Dari sekian banyak topic, pasti ada topic yang spesifik dan sangat disukai. Demkian juga penulis yang memiliki bidang spesifik yang diuskainya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan tema tersebut dibacanya. Karena itu dia memiliki sekian referensi.  Buku yang ditulis seorang penulis merupakan hasil endapan dari sekian banyak pemikiran yang berkaitan dengan tema tersebut. Buku menjadi sari pati ide yang pernah dibaca dan dituangkan kembali.

Menjadi pembaca sesungguhnya mudah. Tetapi menjadi penulis sungguh  tidak mudah. Apalagi menjadi penulis buku. Forum pembaca tentu patut berterima kasih kepada para penulis, yang selalu membagi khazanah pribadi dari kotak Pandora ilmunya. Ada pembaca yang terkagum-kagum akan nilai dan cara dia mempresentasinya.

 

 

 

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s