SINGAPURA MENGUNDANG DAN SEMUANYA BIKIN MUDAH

Teman saya Pak Nurdin meminta bantuan saya membeli obat China. Obat tersebut katanya mempercepat kesembuhan luka operasi istrinya.   Tempat penjualan obat tersebut di daerah Pancoran Kota. Saya benar menghindari  permintaan tersebut, karena saya betul tidak suka dengan kemacetan di jalan-jalan di wilayah Kota (wilayah Jakarta lama).

Judul tulisan ini bukan untuk promosi Singapura.  Saya baru sekali ke Singapura. Dan waktunya hanya beberapa jam. Tulisan ini hanya sebuah ide rujukan bagaimana negeri kita seharusnya bisa bikin warganya atau wisatawan nyaman memasuki  bandara sebagai gerbang Negara.

Perlu sarana untuk jalan-jalan atau makan enak dan berbelanja di Singapura, kita tak perlu repot. Singapura menyiapkan semua kemudahan sejak kita menginjakkan kaki di  Terminal Kedatangan  (Arrival Hall Terminal 1).  Hubungi saja Singapore Visitor Centre (SVC). Di sini kita bisa mendapatkan berbagai informasi  yang membantu dan mempermudah serta memberikan rasa nyaman bagi wisatawan berada di Singapura.  Ada informasi untuk pesan hotel, bis gratis ke kota, dan tur Singapura gratis. Sehingga kalau saja anda berada di Singapura hanya waktu 5 jam, ada sesuatu yang dapat anda lakukan untuk mengetahui tentang Singapura.

Yang paling menyenangkan adalah bagaimana menikmati transportasi murah dari Bandara melalui MRT (Mass Rapid Transit) atau dalam bahasa Melayu Singapura diterjemahkan dengan Sistem Pengangkutan Gerak Cepat.  Selain MRT mereka masih punya angkutan khusus dari stasiun MRT ke komplek perumahan menggunakan LRL (Light Rail Transit). Kapan Indonesia bisa punya faslitas semacam ini? Monorail sempat digaungkan. Andai saja itu segera terlaksana, maka Jakarta mungkin akan tetap padat dengan kendaraan, tetapi paling tidak di beberapa titik ada kenyamanan beralalu lintas.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s