GAYUS TAMBUNAN DAN GAYUSGATE

Berita Gayus Tambuanan memenuhi ruang surat kabar hari ini. Tertera dalam berita Yahoo, Kompol Iwan mengaku menerima suap Rp 5 juta per minggu dan per bulannya Rp 50-60 juta untuk Juli-Agustus 2010 dan untuk September-Oktober Rp 3,5 juta per minggu dan Rp 100 juta per bulannya. Untuk para anak buahnya Rp 1,5 juta per minggu.

Gara-gara foto mirip Gayus, Kepolisian Republik Indonesia terus menambah panjang catatan,  semua tahu terlalu banyak catatan buruknya. Soal suap menyuap di rumah tahanan bukan berita baru. Tidak ada yang kaget.  Mungkin perlu ada angket besar untuk mencari tahu benar tidak adanya suap menyuap di rumah tahanan. Ketika ditemukan kamar mewah orang tahanan, yang tetap berkantor di balik jeruji, ada yang seperti kebakaran jenggot. Sebelumnya jenggot mereka terlalu panjang sampai tidak kepanasan. Tetapi ketika jenggot tinggal sepotong dan bisa membahayakan muka dan kursi empuknya dia merasa gerah. Reaksi dan marah. Jangan salah itu semua  bukan demi hukum, tetapi demi keamanan posisi.

Saya pernah urus sendiri keterangan RT dan RW untuk KTP. Saya pernah urus Passport sendiri dan sejumlah urusan imigrasi orang asing. Saya pernah urus sendiri Keterangan Domisili Perusahaan di Setu Bekasi. Tanya sama kepala desa Setu berapa dia mendapat uang dari perusahaan disana. Berbagai urusan perijinan di negeri ini, sudah saya lakukan. Kalau meminta visa di Imigrasi Pusat, semua tahu ada tumpukan map yang harus segera ditandatangani dan mana yang diperlakukan biasa. Yang menentukan adalah yang ada di balik map.

Gayus Tambunan adalah pribadi dan juga kasus. Sebagai pribadi Gayus adalah manusia biasa dan dia sesungguhnya wajah anak Indonesia. Dia adalah produk budaya. Gayus memperlihatkan kepada kita bagaimana proses anak sederhana, yang dulu bermain catur di pinggir jalan dan bernyanyi dan  minum di Lapo  , angkat kaki sambil tangan meremas nasi basah kemudian mencocokkan kedalam mulutnya. Gayus telah melewati sebuah proses dengan penuh kesakitan. Ia telah bersakit-sakit untuk nanti berleha-leha.

Gayu adalah kasus. Kalau ada Watergate mari kita sebut saja Gayusgate. Inilah kasus yang menarik. Dia adalah pintu masuk untuk menguak segala yang ada dan bermasalah namun dinilai sebuah kebiasaan saja. Gayus bakal membuka aib dan membungkam sejumlah orang. Gayus memang pembawa duka  dari satu sisi, tetapi dari sisi yang lain kasus Gayusgate jadi alat introspeksi dan mencari solusi.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to GAYUS TAMBUNAN DAN GAYUSGATE

  1. MENONE says:

    hmmmmmm………… liat muka gayus rasanya pingin nonjok tangan ini sob……………

  2. Tanagekeo says:

    @ Menone: Gayus sebenarnya hanya mengikuti arus. Karena ada alur dan cela maka Gayus memanfaatkannya. Yang perlu kita koreksi adalah sikap para penodong Gayus, yang menikmati uang Gayus. Ini menyangkut nama dan wajah baik bangsa Indonesia. Citra Indonesia…..

  3. gayus…gayuss dan gayus…
    kok bisa punya pasport?
    gila permainan di Indonesia sudah sunggu parah banget.😦

  4. Tanagekeo says:

    Lebih dari 20 tahun saya berurusan dengan imigrasi. Hanya Direkturnya yang berani lantang bicara tidak ada pungli disana. Tetapi semua tahu setiap map punya kode. Jalur cepat (kanan) dan jalur lambat (kiri) sampai hari ini terjadi dalam urusan visa di kantor pusatnya.

    Urusan passport tidak mungkin terjadi di luar kantor imigrasi. Duit bicara….semua bisa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s