Hati-Hati Uang Palsu

Saya dan isteri pernah menerima uang palsu dari pengunjung restoran yang kami kelola di Gading Griya, Kelapa Gading. Tahu itu uang palsu setelah kasir bank menolaknya. Karena setiap hari kami menyetor hasil kerja ke bank.  Secara tak sengaja, karena kebutuhan dana akhirnya teman saya bertemu dengan seorang, yang menyanggupi membantu dana. Sang pendana berapi-api semangatnya mencari sahabatku. Bertemu disebuah warung kue donat. Mediator meminta data proyek. Dia periksa tapi tak serius. Dana dijanjikan setelah bertemu sang bos. Bos diketemukan. Membicarakan kerja sama. Bukan pengelolaan proyek yang dibicarakan. Tetapi mekanisme penyetoran jadi pokok soal. Teman diminta menyetor uang dalam jumlah besar. Penyetor mendapat imbalan 60% dan pendana 40%. Manis hasilnya. Sang sahabat menarik diri. Karena tahu asal usul fulus . Ini bisa berurusan dengan borgol. Sang pendana menyiapkan orangnya mendampingi. Pendamping pasti aman, tetapi sang penyetor lain urusan. Jumlah besar pasti menimbulkan pertanyaan. Pilah-memilahnya gampang. Kalau itu uang sendiri dari mana? Betul milik sendiri, milik orang, curian atau palsu. Itu saja. Kalau itu milik bank mempunyai dua pilihan seperti hasil Pansus Century. Tetapi urusan setoran mudah asli atau palsu.

Buat referensi  mohon cermati  tetapi jangan sampai lupa bahwa hidup di dunia tidak usah terlalu serius amat. Meggunakan mesin pencari Google saya menemukan TIPS MENGENAL UANG PALSU  tidak perlu sinar UV spt teller di bank.

 Berikut tip bagaimana mengetahui ciri2 uang palsu rupiah cara yang gampang sekali :

# Mengetes uang Rp 100.000 – 50,000 dan 20,000 an : 1. Lipat menjadi 4 bagian secara simetris memanjang 2. Tekan uang tersebut dengan perasaan secukupnya 3. Buka perlahan-lahan lipatan uang tsb 4. Bila kacamata Bung Hatta,WR Supratman atau Ki Hajar pecah berarti palsu 5. Khusus 50.000 an, periksa teks lagunya, kalau bukan Indonesia raya pasti palsu

 # Mengetes uang Rp. 10,000 : 1. Lipat menjadi 4 bagian secara memanjang 2. Tekan uang tersebut dengan tekanan secukupnya 3. Kalau uangnya jadi basah di 2 titik karena kawahnya tumpah; atau kalau konde Cut Nyak Dien lepas berarti palsu

# Untuk uang Rp.5000 : 1. Ambil sisir rambut di rumah, kemudian gesekkan pada uang tersebut. 2. Apabila jenggot Imam Bonjol rontok berarti palsu……. ……… ……… … Apabila tambah panjang berarti palsu juga . . . . . . . . . . . . . . . . . . !!

# Untuk ngetes palsu-tidaknya seribuan – 1.000 : Cari SD Negeri terdekat, cukup taruh di trotoar depan sekolah, kalau hilang berarti asli….

# Uang 500 an kertas agak susah dites, karena anak-anak SD aja sudah nyuekin, satu-satunya cara adalah remes kenceng2, kalau mony3tnya teriak berarti palsu.. . . . . . . . . . . . =

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in EKONOMI. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s