Memahami Perbedaan Waktu

Pagi ini saya masih enak tidur pagi. Terjaga mendengar dering telepon genggamku. Telepon menjelang fajar atau tengah malam selalu membangun rasa cemas. Karena pasti ada yang luar biasa. Begitu banyak kali saya amendapat telepon pada pagi subuh. Telepon berasal dari kampung. Kemajuan teknologi masih belum sejalan dengan kemajuan pemikiran dan pemahaman orang kampung saya. Yaitu perbedaan waktu. Orang Jakarta karena paham akan perbedaan waktu terpaksa bekerja sampai larut malam. Karena di belahan bumi lain dimana ada relasi bisnisnyan hari  masih siang. Di sana sedang bekerja. Mereka sedang dalam jam produktif.  Kesadaran ini sangat positif.

Perbedaan waktu sering tidak disadari oleh banyak orang Indonesia. Saya sendiri terkadang kurang sadar menelpon kampung pada pukul 10 atau pukul 11 malam waktu Jakarta. Orang Jakarta masih asyik bercengkarama nonton televisi. Tetapi orang Flores atau Papua  sedang nyenyak.  Pagi ini saya sedikit kesal menerima telepon pagi, tetapi saya mengintrospeksi diri, saya juga sering melakukan sebaliknya di malam larut. Saya lupa bahwa ada perbedaan waktu antara Flores dan Jakarta.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s