BUKU SEKOLAH TAK TERJANGKAU ANAK DESA

Minggu lalu keponakan saya Astin siswi SMA Suradikara menelpon saya. Bapa saya butuh uang untuk beli buku  pelajaran, katanya. Harganya lebih dari empat ratus ribu rupiah. Satu jumlah yang tinggi untuk anak seorang petani penghasilan tak tetap di Mauromba.

Sekolah dan buku memang mahal. Buku pelajaran wajib dimiliki siswa. Tetapi  sayang  harganya  mahal, apalagi untuk anak -anak di Flores.  Pernah ada ide mencari bantuan buku bekas pakai anak sekolah di Jakarta.  Suatu saat pernah ada sejumlah buku terkumpul, ketika menghitung biaya kirim yang juga sangat tinggi, sang  penggagas menyerah tanpa syarat.

Adakah instasi, atau para dermawan yang mau membantu para pelajar di Flores?  Pemerintah adalah tempat terakhir bertumpunya asa anak Flores.

a

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s