Monthly Archives: October 2009

Keterlambatan atau Penundaan Adalah Budaya

Terakhir kali saya menggunakan pesawat terbang adalah tanggal 12 Oktober 2009. Penerbangan Batavia Air dengan nomor penerbangan 7P-701 sesuai ticket akan meninggalkan Cengkareng 15.30 WIB dan tiba di Surabaya pada 16.35.  Penumpang diminta check in jam 13.20.  Kami meninggalkan rumah … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Petikan Sesando Mendayu Tak Bergema di Indonesia Fisheries Expo 2009

  Terdorong rasa ingin tahu saya  mencari stand pameran NTT di arena Balai Sidang Senayan Jakarta , Kamis  8 Oktober 2009 pada hari pertama Indonesia Fisherie Expo 2009. Dalam iklan dikatakan ini merupakan  Pameran Terbesar Produk dan Teknologi Perikanan & … Continue reading

Posted in EKONOMI | Leave a comment

Uta Wona Lame Bubur bergizi orang Keo

 Ada seorang anak muda dari kampung, Ance Siu begitu sering mengirim SMS ke Handphone saya. Dia selalu bertanya tentang keadaan saya, sedang apa dan sebagainya. Kemarin ketika dia mengirim SMS saya mengatakan bahwa saya baru saja makan uta wona lame. … Continue reading

Posted in DAPUR KAMPUNG | Leave a comment

Mbabho Ngasi Perundingan Adat Melelahkan

Undangan pertemuan atau kenduri selalu didahului dengan pertemuan   kelompok keluarga dekat (ka’e ari sa’o tenda). Satu atau dua orang diutus ke rumah-rumah warga untuk menyampaikan undangan lisan. Dalam penyampaian undangan biasanya tidak dijelaskan secara lengkap tema undangan. Pesan disampaikan dengan … Continue reading

Posted in ADAT & BUDAYA | Leave a comment

Muku Loto Sayur Khas Kenduri Masyarakat Nagekeo

Masyarakat Keo, Nagekeo, Flores selalu mengenal makanan segar. Karena belum banyak bersentuhan dengan teknologi, orang Keo tidak terbiasa menyimpan daging. Kalau pun ada karena kelebihan atau sisa makan, pasti akan dihabiskan hari berikutnya. Tentu ini tidak berarti orang Keo rakus … Continue reading

Posted in DAPUR KAMPUNG | 1 Comment

Nai Sa’o Syukuran Rumah Orang Keo

Begitu sering saya berkomunikasi dengan keluarga di kampung Mauromba. Rata-rata seminggu 3 kali saya menelpon, menanyakan keadaan dan terkadang hanya sekedar berbasa basi melepas kangen kampung halaman. Hujan emas di ibu kota , gerimis dan hujan batu di kampung sendiri, … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Duka Andalas Derita Kita

Rasa kantuk malam itu terlambat tiba. Aku terpana memandang layar kaca seorang diri. Sumatera Barat remuk diguncang gempa. Begitu banyak orang kebingungan.  Tangis pilu ibu anak menyayat hati. Bangunan porak poranda. Berita ini berulang kali ditayangkan melalui breaking news. Siapa … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment