Monthly Archives: September 2009

Ndu’a Ma’u Diskrimnasi Ala Keo

“Ata ndu’a kau… “, seru Ndoa pada Siga yang tidak bisa mendayung perahu dengan benar. Gaya potongan rambut yang pendek pada bagian bawah lingkar kepala disebut sebagai mode ata ndu’a. Karena orang-orang pesisir biasa memotong rambut dengan membiarkan jambang  pendek … Continue reading

Posted in ADAT & BUDAYA | 3 Comments

Mati Setelah Empat Menit Berkomunikasi

Orang Mauromba harus naik perahu motor ke Ende, atau ke Nagaroro diteruskan naik truck ke Ende untuk sekedar menelpon atau kirim telegram. Bapa saya selalu ke Ende dan menghubungi kami melalui kantor telkom. Untuk hemat biaya bisa dilakukan collect call … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Kaka Kodi Sebuah Keindahan Yang Terabaikan

Terik matahari siang  menerpa ubun-ubun. Aku memarkir kendaraanku di pelataran parkir Plaza Cibubur. Tanpa rencana tenda pameran tanaman hias di depan Plaza Cibubur  di area parkir sekejap merampas perhatian saya. Dari sekian banyak tanaman hias yang menarik, saya lebih terpikat dengan … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kedimali Tidak Lagi Terisolasi

 Banyak warga masyarakat pesisir selatan Nagekeo hanya mengenal nama Kedimali. Seperti namanya,  kampung ini memang berada di gunung (kedi) terpencil dan sulit dijangkau. Hanya orang-orang yang memiliki tali persaudaraan dan berurusan khusus akan pergi ke kampung ini. Orang Kedimali harus … Continue reading

Posted in Uncategorized | 5 Comments

Hari-Hari Bersama WordPress

Setiap hari saya berusaha membuka situs WordPress. Selain karena saya juga memiliki blog, juga akhir-akhir ini saya dibuat gembira karena ada teman-teman sekampung yang buka bedeng di situs ini. Walau belum banyak tetapi dua blog yang selalu saya kunjungi adalah … Continue reading

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Pelayanan Kesehatan di Keo Tengah

Mungkin ini bukan kehendakku. Menyenangkan dan bangga  kalau kita tiba-tiba dipanggil oleh orangterkenal, berpengaruh, penguasa. Kita diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu. Menjadi sok suci, saya mau menterjemahkan ini kemauan penguasa itu, Tuhan sendiri. Suatu malam sekitar jam 7 .00 WIB  … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jimy Mirip Saya Dalam Budaya Mengenakan Alas Kaki

Beberapa kali saya menghubungi adik saya Anton. Bersama isterinya Emi mereka menghantar Jimy ke rumah sakit. Perjalanan dari Romba dengan bis kayu. Bis kayu adalah sebuah truk kayu.  Tempat duduk  terdiri dari papan yang ditempatkan melintang dari kiri ke kanan … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment