Mengawali Minggu Bersama Tuhan

Saya dan isteri mengikuti Misa minggu pagi jam 6.00.  Mengawali minggu bersama Tuhan. Sebuah tenda di depan gereja menarik perhatian saya. Di bawah tenda terbuka ada beberapa meja penuh buku dari penerbit DIOMA (Dioses Malang). Saya memilih sejumlah 7  buah buku seharga Rp. 186.000,-  Dalam memilih buku, pertama saya melihat judulnya.  Cuplikan isi buku dan catatan tentang penulis saya  jadikan  referensi  dalam memilih buku-buku, yang umumnya disegel sampul plastik.  Saya butuh mengisi tanki di kepala, walau sedikit banyak menguras isi dompet. Cogito ergo sum. Saya  hanya bisa eksis bila  masih berpikir.  

Setiba di rumah, saya langsung membuka laptop dan bersilancar di internet. Saya rekam ulang tulisan dan kaget setengah mati mendengar rekamannya di blog kunjungan saya pagi ini: eddymesakh.wordpress.com 

“Sopan Santun” ala Pimpinan Dewan Kota Kupang

Sungguh disesalkan. Mereka adalah orang-orang terpilih. Rakyat memilih mereka sebagai penyambung lidah. Pembawa aspirasi. Agar bersuara bagi orang-orang kecil yang tidak bisa ‘bersuara’. Sayang, Ketua Dewan yang terhormat bersikap seperti preman pasar. Mungkin lebih kasar.

Bagaimana mungkin seorang Ketua Dewan Yang Terhormat memaki-maki rekan sesama anggota Dewan di ruang sidang, ketika sidang sedang berlangsung. Bagaimana mungkin dia menyebut rekan sesama wakil rakyat dengan sebutan “kode” (monyet) dan anjing!?

Terlepas dari dugaan adanya persoalan pribadi antara kedua anggota Dewan Yang Terhormat itu, tapi sikap yang ditunjukkan sang Ketua Dewan benar-benar tidak bisa diterima akal sehat. Menurut laporan harian Pos Kupang, Rudi Tonubesi, anggota Dewan yang “didamprat” Ketua Dewan Vicktor Lerik, pernah melaporkan sang Ketua Dewan ke polisi dalam kasus pencemaran nama baik.

Lantas, ketika ditanyakan mengenai sikapnya, sang Ketua Dewan menjawab, “Itu Hanya Syok Terapi.”

“Sopan santun” yang terjadi dalam sidang pertama DPRD Kota Kupang pada 26 Agustus 2009, membuka mata kita. Itu baru awal, bagaimana lima tahun ke depan?  Walahualam.(*)

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Mengawali Minggu Bersama Tuhan

  1. krispianus bheda somerpes says:

    Miris memang…
    Selama satu bulan kampanye menjelang pemilihan legislatif, semua salon legislatif tampak sangat berbudi, berwibawa, sopan, genius dan merakyat…kita bisa melihatnya dalam rekaman poster dan baliho yang dipajang di pinggir-pinggir jalan…

    Dari contoh kasus di atas, mengindikasikan secara jelas dan tegas bahwa tidak semua caleg akan menjadi seorang legislator yang dimimpikan di sebuah negara demokrasi seperti Indonesia, karena akhlak dan perilaku yang tidak terpuji.

    Sebenarnya, rakyat sedang menunggu realisasi janji-janji, tetapi dengan kasus di atas tingkat kepercayaan masyarakat akan menurun drastis. Meminjam istilah ABdulrahman Wahid bahwa DPR seperti taman kanak-kanak tepat untuk disematkan di legislator kita di atas.

    Bagi saya pribadi ini pelajaran penting, sebuah pembelajaran yang mesti dipetik sarinya. Bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal ‘layak jual’ ke publik, tetapi juga memiliki integritas, kompentensi dan akhlak yang terpuji. menemukan pemimpin seperti ini memang sulit, tetapi mendekatkan diri menjadi pemimpin yang demikian pantas dan harus dilakukan.

    salam

  2. tanagekeo says:

    Kita memang masih perlu belajar banyak. Saya setuju dengan Gus Dur, yang mengatakan DPR seperti taman kanak-kanak. DPR kabupaten kota Kupang faktanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s