DUIT RAJA KURASAKAN

Beberapa hari ini saya tidak mengunjungi jejaring dunia maya. Jujur saja gara-gara program balik kampung, saya tinggalkan aktivitas harian di kantor. Saya dapat kebaikan bekerja dari rumah. Jadilah saya penjelajah dunia dari ruang sempit rumahku. Waktu yang saya habiskan di dunia jejaring tidak ada yang membatasi. Sampai baru-baru ini paket 50 jamku habis, dan karena berbagai skala prioritas pelunasan biaya telkom pada urutan terakhir. Lalu sampailah pada titik terakhir kesabaran Telkom untuk menyatakan saya kalah K.O. Disqualified atau apalah.  Dan aku dikenakan disconected. Ah ini bisa dianggap buka kartu. Namun apa yang mau dibilang buka kartu. Ini memang sudah bukan rahasia umum, orang Indonesia itu masih kekurangan alias miskin. Biaya telkom kita memang mahal. Apa lagi internet.

Duit raja benar. Saya diusirnya dari pergaulan di ruang publik. Dalam sekejap saya terkucil hanya gara-gara duit. Begitu saya bergandengan dengan duit sekat-sekat khusus itu terbuka. Duit bukan dewa, tetapi duit itu kuasa. Aku pun kembali berkunjung ke jaringan jagat, karena duit.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in EKONOMI. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s