WATU IA TUGU PERINGATAN ORANG KEO

UMUM 832UMUM 831

Lokasi: Tudiwado, Worowatu, Keo Tengah

Ada dua bentuk batu, bulat tertidur dan tegak. Di tengah kampung-kampung induk orang Keo ada batu-batu semacam ini. Tidak semua kampung induk memiliki batu seperti ini. Batu yang bediri tegak disebut Watu Ia (iya) dan yang bulat disebut Watu Nabe.

Watu Ia (iya) adalah sesungguhnya tugu peringatan. Batu semacam ini walau mungkin tidak sangat besar, bahkan ada yang tidak tinggi, tetapi diletakkan di tengah kampung memiliki makna. Ini adalah sebuah tugu peringatan yang dibangun atau diletakkan sebagai peringatan tanda kemenangan, terutama dalam kaitan dengan perang perebutan tanah. Halaman dimana Watu iya terletak disebut Wewa Iya (halaman tugu). Watu nabe adalah altar persembahan.

Wewa iya biasa digunakan sebagai tempat orang mengucapkan sumpah adat. Orang Keo sangat yakin akan makna dan tulah yang bakal jadi bila sumpah adat di wewa iya.  Pada acara sumpah adat, orang mengambil segenggam tanah dan dengan tanah  di dalam  genggaman tangannya dia  mengucapkan sumpahnya.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in ADAT & BUDAYA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s