SOEHARTO DAN SUSILO BAMBANG YUDOYONO

The smiling  general adalah gelar yang paling saya ingat ketika Soeharto menduduki kursi nomor satu Indonesia. Indonesia negeri ramah seolah dikukuhkan secara top down. Seorang tokoh paling pusing dalam mengurus seabrek masalah terus mengumbar senyum. Sampai anak-anak Amerika menanyakan bagaimana mungkin negeri yang begitu luas bisa dipimpinnya.

Kalau orang pintar bilang Soeharto memimpin dengan tangan besi, melanggengkan kekuasaannya, maka orang bersahaja merasa menikmati kemakmuran dan keamanan yang luarbiasa. Karena itu kalau mau jujur dengar suara rakyat kecil maka akan kedengaran mendingan jamannya Soeharto. Kata wong cilik mudah cari uang. Kalau sekarang mereka masih punya rumah, bahkan tukang parkir punya mobil, tukang becak, kuli panggul dan penjual sayur gendongan bisa kuliahkan anak, itulah kenangan paling manis kepemimpinan Soeharto.

Soeharto didemo oleh orang cerdas, rakyat jelata mengerumuni jalan mengiringi kepergiannya ke pemakaman Giribangun. Soeharto tetap dikenang sebagai the smiling general. Dia seorang bapak dan pemimpin orang banyak yang pandai menyembunyikan amarahnya.

Bom meledak tanggal 17 Juli 2009.  Dua kali letusan di Mega Kuningan,wilayah bisnis paling elit di negeri ini , di dua buah  chain hotel paling bergensi JW Mariott dan Ritz-Carlton. Peristiwa tragis, yang membawa korban dan mencoreng wajah ini mengudang duka warga bangsa. Ada kengerian  luar biasa di negeri berpenghuni paling ramah sejagat. Sehari susudahnya warga negeri Jiran bersorak ria menyaksikan perhelatan sepak bola anak-anak Melayu dengan klub sepak bola bernama besar Manchester United dari Inggeris.  Kedutaan Besar Inggeris di Jakarta serta merta melindungi keselamatan para pemain profesional dengan nilai jual luar biasa mahalnya. Dan akhirnya Indonesia yang tengah menggemakan gagasan jadi tuan rumah pesta sepak bola Piala Dunia harus gigit jari. Manchester United tidak jadi datang ke Indonesia.

Kebesaran dan kecerdasan seorang ditentukan pada saat sulit. Karena hanya orang cerdas dan bijak yang paling siap menghadapi masalah ketimbang orang kebanyakan. Siapa pun dapat memecahkan masalah bila diberi kemudahan. Tetapi pada saat kritis hanya orang pilihan menjadi andalan untuk memecahkannya. Peristiwa ledakan bom di kedua hotel tidak hanya membuat kalut petinggi PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) tetapi ternyata ledakan dahsyat telah membakar amarah orang nomor satu Indonesia.

Sejak kampanye pemilihan presiden teristimewa sejak pembukaan kampanye, wajah Susilo  Bambang Yodoyono, seorang calon presiden yang sedang aktif memimpin menampilkan wajah paling tegang. Beliau berwajah tembok baja yang memberi rasa aman pada sebuah ketakautan. Mimiknya tegang, marah dan berbagai susana kejiwaan tak aman.  Presiden Indonesia yang biasa berpenampilan gagah ini ternyata berwajah pemarah. Puncak amarahnya bisa dilihat pada saat jumpa wartawan setelah peristiwa bom meledak di Mega Kuningan. Terkuak sudah apa yang terjaga didalam wajah tembok  baja. Sang presiden takut, dan tidak bisa menyembunyikan rasa takut dan amarahnya. Beliau salah membaca apa yang ada di balik fakta ledakan. Seorang bisa marah. Seorang bisa kecewa. Sebagai presiden sebuah bangsa besar seharusnya memberikan ketenangan pada warganya. Susilo Bambang Yudoyono bukan mementingkan ungkapan rasa duka atas musibah, tetapi yang ditonjolkan adalah ketakutan bahwa nanti beliau tidak dilantik jadi presiden. Dan manusia sejagat menyaksikan apa yang membedakan Soeharto dan Yudoyono. Presiden senyum dan Presiden murka.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s