PRESIDEN BUKAN PILIHANKU

Hasil perhitungan cepat memperlihatkan bahwa presiden pilihan rakyat banyak adalah Susilo Bambang Yudoyono. Itu berarti yang terpilih bukan keinginanku. Lalu bagaimana aku dan mungkin sekian banyak orang lainnya harus bersikap. Karena dalam setiap situasi dan kondisi seorang harus menentukan sikapnya. Saya harus berbuat sesuatu menurut pendirian sendiri atau bersikap sebagai cara untuk menunjukkan jati diriku. Karena orang pasti  mengenal seseroang melalui sikapnya.

Berbeda pilihan tidak berarti salah pilih. Karena setiap orang memiliki alasan dan pandangan sendiri dalam mementukan pilihan. Suara rakyat banyak menentukan. Karena Susilo Bambang Yudoyono terpilih dengan suara terbanyak, maka inilah suara rakyat dan itulah suara Tuhan.  Karena itu siapa pun harus menerima dan mengakui hasil pilihan rakyat banyak.

Sebagai kelompok minoritas dari segi religi, saya mohon agar  pemerintah dalam pimpinan presiden Yudoyono tidak memihak. Hati kami ketar ketir dengan berbagai peraturan dan RUU yang bakal menyudutkan kaum minoritas.  Kami tungguh kiprahnya.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s