SERTIFIKASI TANAH NAGEKEO

Suatu ketika saya berjumpa dengan teman saya dari Ndora. Saya mengatakan keinginan  untuk memiliki sebidang tanah dipinggir jalan menuju Mbay tak jauh dari Aegela. Ketika diajak meninjau lokasi berbukit, saya mengajukan pertanyaan. Apakah tidak ada masalah dengan keluarga besarnya? Dia mengatakan bahwa orang Ndora tanah bisa menjadi milik pribadi sejauh dan semampu sorang bisa memagari dan mengolahnya. Pendapat ini sama seperti para pemilik lahan di Betawi, Jakarta.  Para penggarap tanah dianggap sebagai pemilik sah atas tanah garapan. Dan kepemilikan menjadi lebih sah setelah memperoleh Surat Girik dan membayar pajak.

Bagaimana dengan tanah-tanah tak tergarap yang begitu luas di Nagekeo? Ada hamparan lahan luas tak terurus. Kepemilikan jelas yaitu keluarga besar atau suku. Tanah menjadi milik banyak orang. Ini berarti tanah dikuasai banyak orang. Ketika banyak orang berkuasa atas suatu asset, tersirat pengertian bahwa asset itu tidak menjadi milik orang tertentu. Tanah menjadi lahan tidur tak bertuan pasti.

Perlu ada pemikiran untuk segera membuat sertifikasi tanah agar setiap jengkal tanah jelas kepemilikannya. Dengan demikian pemerintah daerah dapat memperoleh penghasilan pajak atas lahan dan juga mempermudahkan pengalihan lahan pada pihak lain yang menginginkannya.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s