Berita Segar Dari Keo

Seorang pengunjung blog menanyakan apakah ada berita segar dari Keo. Hampir tidak ada hari tanpa komunikasi dengan Flores. Karena jao ata Lomba, maka pasti saya berbicara tentang komunikasi dengan orang di Mauromba atau terkadang Mbay. Saya menikmati kemudahan komunikasi ini karena saya mandapat fasilitas kantor menggunakan Matrix pasca bayar. Untuk mendapatkan fasilitas ini tentu karena saya memiliki kontribusi istimewa buat kantor kami. Syukur saja yang bisa diungkapkan untuk ini.

Pada masa kecil kami ketika masih sekolah menengah di Mataloko berita segar biasa kami dapat dari pastor Willy Lehman SVD, yang setiap awal bulan berkunjung ke Mataloko untuk rekoleksi. Kami akan mencari waktu untuk bertemu di rumah tinggi tempat para pastor menginap. Rumah tinggi itu sampai kini masih ada dan semakin asri saja. Masih ingat dalam benak saya akan kesegaran kamar pastor dengan sabun wangi dan mungkin parfum Jerman. Kami selalu minta pater Willy bercerita tentang kampung. Terkadang kami juga menerima surat dari kampung. Masa itu pastor dijadikan kurir surat umat penyampai amanat orang tua.

Apa yang baru di kampung Romba?  Yang paling diingat saya dan menggembirakan adalah orang Romba saat ini tidak lagi mengenal musim lapar (wuda mbepu). Mungkin hanya di Romba yang memiliki musim lapar (wuda mebpu). Musim ini biasa pada musim kering berkepanjangan dan pada musim tanam (wini tama tana). Tetapi kini orang Romba sudah berobah. Muku, uwi kaju tii wawi, peja moso dhoa. Masa kecil saya dulu tidak setiap hari orang makan nasi. Tetapi kini masyarakat konsumsi nasi dan ada kebiasaan makan minimal 2 kali sehari.

Ada hajatan istimewa pada tanggal 1 Juli 2009, yaitu Pesta Perak Pater Philipus Tule SVD di Niodede. Selamat untuk pater Philipus.  Berkaitan dengan pesta ini di Niodede ada aula serba guna dibangun atas prakarsa alumni SD Niodede.Sekolah ini telah menghasilkan putera-putera terbaiknya. Pater Dr. Philipus Tule, Bernadus Sebho dan Polykarpus Rangga di Brasil termasuk beberapa diantaranya. Dan salah seorang guru yang paling luarbiasa adalah BENEDICTUS GEJU. Saya menulis namanya dalam huruf kapital karena memang dia seorang guru yang luarbiasa punya dedikasi dan perhatian pada muridnya. Saya salah satu dari muridnya ketika dia masih di Romba.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Berita Segar Dari Keo

  1. Saya cucu dari Pater Philipus Tule & Bpk.Benediktus Geju mengucapkan selamat ulang tahun SD Niodede yang ke 50 Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s