AKU DITERTAWAKAN

Saya dinyatakan tidak lulus test tertulis untuk memperpanjang SIM A di Jakarta. SIM A saya sudah kedaluwarsa lebih dari 2 tahun. Ketika saya akan memperpanjang pertama kali di Kali Deras, Jl. Daan Mogot tempat test kesehatan sudah tutup beberapa menit. Dan seorang menawarkan menghubungi pak Bambang. Dibalik lemari kaca salah pojok warung makan dalam ruang itu dia menulis surat keterangan kesehatan bagi yang siap membayar Rp. 450.000,-. Saya menolak karena tidak mempunyai persiapan uang sebanyak itu. Senin lalau saya datang lagi untuk memperpanjang SIM A. Pagi-pagi telah datang ketika memasuki ruang periksa tidak lebih dari dua menit saya sudah keluar dengan surat keterangan sehat.

Dalam ruang gedung utama saya termasuk yang harus mengikuti uji ulang tertulis. Pada setiap pintu masuk pelayanan istimewa. Pegawai kepolisian berselempang khusus siap menerima dan mengarahkan tamu. Didalam ruangan tidak terasa ada ucapan-ucapan petugas kepolisian bernada menekan. Ujian yang sederhana diberi kesan perlu perhatian istimewa, bila tidak bakal tidak diluluskan. Sejak masuk, duduk, bertanya dan menuliskan jawab saya merasa bahwa ada permainan dalam test formal ini. Sesudah selesaikan kami disuruh tunggu di loket No.5. Setalah menunggu lama, nama saya termasuk yang dipanggil dan diberi catatan kembali lagi. Berarti tidak lulus. Upaya lain tertutup. Kata polisi yang membagikan hasil, hanya kamu sendiri yang bisa menolong dirinya. Saya diminta datang lagi. Belakangan saya baru sadar ada keanehan. Yang menunggu hasil test sangat sedikit dibandingkan dengan yang mengikuti test. Ternyata masih ada cela  bagi  calo untuk  mengatur sehingga sebagian besar lainnya langsung diarahkan ke tempat lain.

Ujian SIM seharusnya merupakan sebuah pengarahan untuk memahami peraturan lalu lintas. Hal ini harus merupakan penjelasan biasa yang harus diberikan kepadasetiap para calon pengemudi. Kemampuan pengemudi harus ditest karena ini merupakan indikasi tentang ketrampilan mengemudi seorang.

Ujian Ketrampilan mengemudi. Teman saya yang sudah puluhan tahun tidak diluluskan dalam ujian mengemudi. Yang mengherankan saya seorang anggota keluarga saya seorang gadis bisa lulus tes mengemudi pada hal dia sangat gemetaran ketika ditest. Kendaraan hanya bergerak beberapa meter dan berhenti. Dia lulus. Dan ketika mengetahui saya yang sudah memegang setir mobil lebih dari 25 tahun tidak lulus test, anggota keluargaku menertawakan aku.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to AKU DITERTAWAKAN

  1. florent says:

    ya… membaca pengalaman yang satu ini rasanya perutku sedikit terkocok dan pengen tertawa. Tapi saya berpikir bahwa ada baiknya klo anggota keluarganya yang baru belajar nyetir diluluskan dahulu. Mungkin dgn memiliki SIM dia akan lebih PD dalam menyetir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s