MALU TIDAK MENGENAL NAMA

Kemarin saya ke gereja pada Minggu Sore. Upacara misa pad jam 18.00 dan selesai sejam kemudian. Pada waktu upacara komuni, saya sempat melihat pak Standis Paso. Dia pernah tinggal di lingkungan St. Yoseph, tempat sekarang saya tinggal. Kami berdiam dekat gereja Katholik Cijantung. Saya berusaha keluar gereja lebih cepat agar bisa berjumpa dengan pak Stanis. Karena Pak Stanis selama ini tinggal di Boania, Mbay, Aesesa di wilayah kabupaten Nagekeo.

Usaha saya untuk bertemu dengan pak Stanis gagal. Saya berdiri dekat posjaga dan memantau dari jauh. Ketika saya sedang berusaha mencari pak Satanis ada seorang yang menghampiri saya. Dia menyalami saya. Dan mengatakan sudah lama tidak pernah bertemu. Saya mengenal wajah. Tetapi untuk bertanya saya merasa tak nyaman, seoalah saya tidak begitu bersahabat sehingga tidak merasa perlu mengingat namanya. Atau dari sisi lain saya dianggap memiliki memori dibawah standar. Saya berbasa basi, tetapi tidak menanyakan namanya.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s