Belajar Sesuai Target Waktu

Acungan jempol patut diberikan kepada para mahasiswa yang segera menyelesaikan studi tepat waktu bahkan lebih singkat dari yang lainnya. Ada nilai positif dilihat dari sisi biaya. Seorang dapat menghemat biaya studi. Apa lagi bagi keluarga yang mempunyai dana terbatas. Tentu kalau kuliah telah selesai menggembirakan. Karena itu tidak heran bila ada pesta syukur untuk kelulusan seorang.

Masalah yang dihadapi sesudah kuliah adalah masalah kerja. Seorang yang tekun belajar dan lulus dengan hasil memuaskan sering tidak serta merta memperoleh pekerjaan. Kalau saja seorang diterima bekerja, hambatan banyak dijumpai oleh seorang yang selama masa kuliah hanya bergerak dari rumah ke tempat kuliah. Mereka kelihatan menjadi orang yang sangat asing menghadapi dunia kerja. Waktu lebih banyak diperlukan untuk penyesuaian diri. Sering kali ada yang sampai kehilangan kepercayaan untuk berada dalam lingkungan kerja.

Dunia kerja dan dunia mahasiswa memang beda. Tetapi bagi yang biasa hidup berorganisasi dan bergaul luas termasuk banyak orang diluar dunia kampus, dunia kerja bukan menjadi asing. Karena dia memiliki informasi cukup tentang bagaimana hidup seorang yang bekerja.

Saya sedikit tertarik untuk meneropong mahasiswa Nagekeo. Bagi orang Nagekeo kota Malang dan Jogya merupakan tempat belajar yang paling ideal. Biaya hidup di dua kota ini relatif murah dan kondisi lingkungan sangat kondusif bagi pelajar untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Kalau kita ke kota Malang atau Jogya pasti ada komunitas orang Nagekeo. Komunitas semacam ini dianggap sebagai sesuatu yang positif. Ada rasa kekerabatan dan saling membantu. Sisi negatifnya adalah kelompok seperti ini terlalu mengurung dalam kelompok primordial. Mereka akhirnya bisa kehilangan kesempatan untuk belajar dari komunitas lain dalam hidupnya. Belajar hidup adalah belajar mengenal orang lain dan bisa sosialisasi dengan banyak orang teristimwa yang berada dalam lingkaran sendiri. Komunitas sendiri yang masih berkomunikasi dalam bahasa daerah seperti transmigran bedol desa. Mereka pindah tempat tetapi tetap dalam adat istiadat dan cara berpikir yang sama. Karena itu transmigran bedol desa tidak pernah membuat masyarakat keluar dari kemiskinan tetapi memenindahkan sebahagian masyarakat miskin ke tempat lain dengan cara berpikir sama. Demikain dengan mahasiswa yang terus dalam kurungan tempurung adat istiadat kelompok tidak akan bisa berkembang. Pintar di kampus belum menjadi ukuran cerdas dalam kehidupan. Manusia harus mengelola hidupnya ditengah masyarakat majemuk penuh tantangan.

Cukup banyak lulusan perguruan tinggi yang kembali ke daerah. Ini sangat baik karena dengan itu mereka menjadi biang baik bagi kemajuan. Tetapi sayang mereka tidak pernah memperoleh pengalaman untuk dibagikan kepada masyarakatnya. Hal ini yang menjadi hambatan bagi perkembangan pribadi dan masyarakat. Banyak sarjana yang tenggelam dalam kehidupan masyarakat dan bukannya mengangkat kehidupan masyarakat. Ketika mereka kembali ke kampung seluruh kegiatan belajar selesai total. Idealisme menjadi hilang seketika, mereka harus menghadapi dunia nyata dalam keterbatasan. Ada kekecewaan yang bisa meruntuhkan kepercayaan diri dan membawa beban sosial bagi orang tua yang sudah berkorban. Menurut saya sebaiknya semua para mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya tinggal dulu di pulau Jawa beberapa saat untuk mencari pengalaman. Kehdipan di kota-kota di Jawa memang sulit. Tetapi kesulitan ini mendirik orang untuk mencari jalan keluar. Orang belajar memecahkan masalah dalam kesulitan. Kita harus melewati proses adaptasi dari dunia belajar dan dunia kerja nyata. Dengan demikian apabila ada keputusan pulang kampung maka masyarakat kampung menerima sebuah produk jadi. Manusia mandiri yang bisa mengangkat kehidupan orang lain.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Belajar Sesuai Target Waktu

  1. ADRIANUS says:

    salam kenal smua khususNya ata nagekeo jao puu Aegela bidoa.mera Ndia Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s