Terima Kasih TUHAN

Setiap hari saya terdorong untuk menulis minimal satu posting dalam blog blog saya. Karena dari hari ke hari semakin banyak yang mengunjungi blog ini. Contoh hari ini, jam 15.00 sudah ada 64 pengunjung. Terima kasih pada Tuhan karena lalulintas blog yang semakin ramai mendorong saya untuk terus belajar menulis dan mencari ide sekedar bisa menjadi sarana menyapa pembaca.

Pada awal membuat blog saya berusaha menyembunyikan identitas saya. Hal ini dilakukan, karena saya tidak biasa menulis sehingga enggan mempublikasi nama di dunia maya. Saya terus  berusaha menyembunyikan itu. Saya menghindari menjawab komentar lewat e-mail. Saya selalu menjawab dengan membuat catatan dengan mengedit, yaitu menambah komentar saya di bawah nya.

Akhir-akhir ini sudah berkembang selangkah lebih maju. Judul page saya tulis dalam bahasa daerah. Dan pembaca yang berasal sedaerah memberi respons dengan bahasa daerah.  Sungguh menggembirakan saya.  Karena melalui forum itu terjadi tukar informasi dan terjalin komunikasi terutama karena kita sesungguhnya bersaudara.  Sekali lagi Terima Kasih Tuhan. Utu ri’a Kau Nggae Ndewa.  Kami dhei ri’a kau Nga’e. Sipo ri’a nee sagho modo mbeja kami.

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s