PERCAKAPAN LUAR ARENA NGADA CUP V

MInggu 19 Oktober 2008 kemarin pada saat pertandingan sepak bola Ngada Cup V saya bertemu dengan Yohanes Obor, yang biasa kami sapa Hans.. Saya kenal anak muda berbakat ini. Dia saat ini reproter Jakarta GLOBE. Sampai saat menulis blog ini saya belum pernah melihat Media Jakarta GLOBE. Hans menyapa ramah saya ketika sedang berbicara dengan Kak Matheus Dhae Deru. Hans memang selalu bersikap ramah dan respek pada orang lain, suatu sikap yang membuat saya hormati anak muda ini. Ketika itu  saya berdiri bersama Kak Theus dan  bicara tentang Nagekeo. Dia mendukung rencana untuk berperan serta di daerah. Saya sempat mengususlkan agar orang-orang yang berasal dari keluarga berpengaruh di wilayah Mbay duduk bersama. Mereka harus memikirkan bersama dan bersikap soportif dan positif mendukung pembangunan Nagekeo. Nagekeo harus dibangun. Kita tidak boleh ketinggalan. Kak Theus menyinggung tentang masalah tanah di Mbay yang telah memiliki kekuatan hukum cukup karena pernah diserahkan kepada pemerintah. Ke Theus mengusulkan sebaiknya Bupati terpilih mengajak para kandidat Bupati yang pernah ikut bertarung dalam pemilihan demokratis duduk bersama memberikan sumbangsih berupa ide bagi pembangunan Nagekeo.

Bersama Hans kami bicara tentang pastor Faustin yang tebunuh. Sangat disesalkan hal ini terjadi. Seorang imam yang selalu disebut sebagai perpanjangan tangan TUhan menggembalakan umatnya, ternyata dia terjerembab di tanah karena ulah umat gembalaannya sendiri. Kata gembala selalu kaitkan dengan domba gembalaannya. Ternyata domba yang biasa taat dan lemah lembut telah berubah bagaikan serigala buas memangsa gembalanya.

Mengapa semuanya terjadi? Penyelidikan dan penyidikan itu urusan hukum dan menjadi tugas yang berwajib.  Kita tidak tahu dengan jelas apa sebabnya? Akibatnya memang sudah jelas Rm Faustin telah meninggalkan kita semua.  Bila benar ini berkaitan dengan sikap pastor terhadap sebuah perhelatan perkawinan yang seharusnya berjalan, maka kematian ini membuka mata kita semua.  Mungkin ada kekeliruan pada imam dan juga umatnya.  Sebagai umat mungkin kita hanya beriman

dalam ruang doa. Doa dan pernyataan iman tidak dibawa dalam ruang kehidupan. Kalau saja ada kesalahan imamnya, sebagai umat yang beriman akan sadar bahwa semua harus dapat diselesaikan dengan baik. Ada pertemuan dan mencari kebenaran. Pihak yang salah harus minta maaf dan yang benar harus bisa memahami dan memaafkan. Disisi lain  umat harus semakin sadar akan peran pastor sebagai pemimpin rohani. Apa saja yang dikatakan oleh pastronya  harus dilihat dari kacamata iman. Dia adalah pembina dan pemimpin rohaninya.

Dari sisi  pastor harus ada kesadaran bahwa umat yang sekarang bukan umat masa lalu. Jaman sudah berubah. Pastor harus memusatkan perhatian pada kehidupan rohani umatnya. Dari segi perkawinan pastor berurusan dengan kanonisasi. Sebuah penelitian bahwa hubungan ini dapat dibenarkan atau ditolak berdasarkan hukum gereja (Kanon).

Semuanya sudah terjadi. Penyesalan tidak berguna. Mari semua mencari hikmah dari peristiwa ini. Sebuah pembelajaran dalam kehidupan beriman dan menggereja. Tuhan tidak pernah menutup mata. Tuhan tidak pernah kurang sabar. Karena Tuhan maha murah dan pengampun yang rahim. Kita mohon kemurahan hati TUhan agar jiwa pastor Faustinus segera diterima disisiNya dan saudara-saudara yang bersekongkol atau yang telibat langsung dalam peristriwa tragis yang merenggut tangan kanan Tuhan diampuni dosanya. Semoga Kabar Sukacita terus diwartakan.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s