ORANG NTT PRIMORDIALIST

Baru-baru ini ada acara syukuran terpilihnya Gubernur NTT. Acara yang diharapkan menghimpun dan menyatukan semua orang NTT jauh panggang dari api. Karena Gubernur baru berasal dari Adonara, maka tidak muncul tokoh-tokhoh masyarakat dari kabupatn lain, bahkan dari Flores timur darat sendiri. Sangat sedikit rasa bangga dan nyaman menyebut diri saya orang NTT. Ini konsekwensi wilayah kepulauan. Teridiri dari pulau-pulau dan suku-suku bangsa.

Kita perlu belajar dari sikap gubernur NTT terpilih, ketika ada pengumuman dari KPU bahwa dia menjadi pemenang, beliau menyambangi mereka yang kalah dan mengajak bergabung. Sebuah sikap merangkul dan menyatukan dalam sebuah kebersamaan Nusa Tenggara Timur. Dari hari-ke hariada yang terus mencari identitas baru. Kita mencari sebuah nama yang lebih mempersatukan. Kata Flobamor akhir-akhir ini dimunculkan untuk menyebutkan wilayah ini dengan merujuk pada ketiga pulau besar, Flores, Sumba dan Timor.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s