Rakyat Harus Mengenal Kriteria CALEG

Seorang teman saya, yang Calon Anggota Legislatif  di kabupaten Nagekeo dari Partai Urutan Satu HANURA tengah melakukan sosialisasi ke beberapa desa di Daerah Piliha III (Mauponggo, Keo Tengah dan Nagaroro).  Dia betul melakukan kunjungan ke kampung-kampung bahkan sampai tatap muka “door to door”.

Melihat banyaknya jumlah partai politik ditambah  deretan nama CALEG membingungkan para pemilih.  Ada dampak negatif bila semua caleg mendapat porsi suara, maka bisa saja tidak ada wakil yang memiliki jumlah suara untuk memnuhi quota.  Karena semua suara terbagi-bagi berdsarkan kedekatan masing-masing antara calon wakil rakyat dan pemilih.

Pelajaran pemilihan Bupati Nagekeo sangat berharga. Seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat  Mbay, Aesesa, bila seorang warga Aesesa jadi bupati pertama pilihan demokratis. Karena ibu kota Kabupaten terletak di Mbay. Kita menyaksikan kenyataan bahwa bupati pilihan secara demokratis bukan dari Mbay.  Alasannya jelas. Ada lima orang Mbay  masing-masing berambisi duduk dalam kepemimpinan teringgi kabupaten Nagekeo.

Berjubelnya para calon anggota DPRD Kabupaten Nagekeo di setiap Daerah Pemilihan (DAPIL) bisa menjadi sandungan jalan para CALEG memperoleh suara sesuai quota. Karena memang tidak ada cara untuk mencegah majunya para kandidat anggota DPRD, maka rakyat banyak yang berhak suara harus diberi pemahaman politik.

Rakyat harus tahu bahwa rakyat berhak suara dalam setiap keputusan yang diambil pemerintah melalui wakil-wakilnya. Karena itu rakyat harus memahami sungguh bahwa tugas wakil rakyat adalah membawa aspirasi dan turut mendorong pemerintah untuk bekerja dan bertindak sesuai dengan kehendak rakyat.

Untuk dapat melakukan ini, rakyat harus memilih wakilnya dengan beberpa kriteria yaitu, dekat dengan rakyat. Karena dekatnya dia bisa mendengar  dan memahami aspirasi rakyat. Bila sudah memahaminya maka wakil rakyatnya bisa membawa  suara, masalah dan keinginan rakyat kehadapan pemerintah. Rakyat tidak bisa hanya memilih hanya karena kedekatan. Tetapi rakyat harus dididik untuk memilih orang yang tepat dan memiliki kemampuan untuk bisa membawa dan menyuarakan aspirasi mereka.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 Responses to Rakyat Harus Mengenal Kriteria CALEG

  1. Sry says:

    Maaf, apakah saya boleh tahu nama-nama caleg dari partai PDIP untuk Kabupaten Nagekeo. Modo lema e atas info dari blog ini. Jao sena membaca info dari blog ini. Terima kasih woso. Tuhan memberkati.

    @Sry : Mae ngasi, saya tidak tahu persis nama-nama Caleg PDIP untuk kabupaten nagekeo.

  2. sidharta says:

    dimana bapak ADHA STEFANUS untuk menyelesaikan biaya pemesanan atribut partai demokrat di Jl. Embong Malang 38A Surabaya sebesar Rp 21 juta.kami sangat memerlukan biaya tersebut.

  3. sidharta says:

    dimana bapak ADHA STEFANUS sebagai calon pemimpin yang baik untuk menyelesaikan biaya pemesanan atribut partai demokrat di Jl. Embong Malang 38A Telp.031 5316171 Surabaya sebesar Rp 21 juta.kami sangat memerlukan biaya tersebut.Terima Kasih atas perhatian Bpk.ADHA STEFANUS caleg DPRD No.1 Kabupaten Nagekeo.

  4. emil says:

    selamat untuk masyarakat tas terbentuknya kabupaten baru semoga nagekeo tetap jaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s