Nagekeo Memilih Pemimpin

Siapa yang akan menjadi petinggi kabupaten muda Nagekeo ini. Sekarang beredar banyak calon, namun secara perlahan terjaring melalui wadah partai politik.  Mengingat keterbatasan wadah politik , maka ada banyak kandidat berpotensi bisa saja tidak terwakilkan.  Namun demikian kita yakin jaringan partai menangkap calon yang terbaik.  Kalau memang benar semua orang berpihak pada kepentingan masyarakat, bonum commune.

Kepentingan umum ada kaitan dengan suara rakyat. Ketika rakyat banyak menyuarakan secara bersama maka itulah kekuatan. Itulah kebaikan bagi banyak orang. Vox Populi Suprema Lex. Hukum yang paling tinggi adalah vox populi, Suara rakyat.

Rakyat akan memilih orang yang benar mendengarnya. Rakyat inginkan seorang pemimpin yang memerintah dengan mengindahkan suaranya. Masyarakat ingin mempunyai seorang pemimpin yang peduli dengan masalahnya. Dan untuk itu seorang pemimpin harus berusaha mengetahui masalah dan hasrat banyak orang yang dipimpinnya. Seorang pemimpin atau calon pemimpin harus mempunyai cara untuk mengakses dan mengetahui keinginan rakyat banyak. Untuk dapat memahaminya seorang pemimpin daerah harus sesungguhnya putera daerah, yang memahami daerah dan masalah masyarakat daerahnya.

Harapan banyak orang, yang juga merupakan harapan kita semua, bupate Nagekeo kelak adalah bupati yang merakyat. Bupati yang dekat dan mendatangi rakyat bukan orang kantoran yang pergi pagi pulang malam dan dapat gaji. Dalam hal yang satu ini di indonesia, Gubernur gorontalo, Fadel Muhamad bisa menjadi teladan kepemipina daerah yang memajukan. Dia datang menjemput bola para investor yang bisa membawa modal dan kebaikan ke daerah.

Siapa yang akan jadi bupati Nagekeo nanti. Dia pasti pilihan rakyat Nagekeo. Dan karenanya dia harus mendengar suara rakyat dan berbuat demi rakyat.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s