Hasil Jaringan Petinggi Nagekeo Menurut PDIP

Siapapun yang memimpin Nagekeo kelak adalah suatu hasil demokrasi. Kalau ada yang yang tidak puas itu wajar. Karena mungkin  kita berbeda pilihan. Pemimpin pilihan demokratis akan merupakan cerminan keinginan dan harapan masyarakat Nagekeo. Dan yang terpilih itu adalah final. 

Sambil bergerak menuju PILKADA, partai pentolan Partai Demokrasi Indonesia Pembangunan (PDIP) telah melakukan penjaringan tokoh yang layak maju dalam PILKADA dukungannya. Dari hasil penjaringan sejak tanggal 1 – 7 Maret 2008 muncul nama-nama unggulan untuk calon bupati dan calon wakil bupati. Ada tiga tokoh unggulan berturut-turut adalah Johanes Don Bosco Do, Mkes, (dokter) Elias Jo (pejabat Bupati) dan Joseph Jua Dobe Ngole (Bank). Sementara calon wakil bupati hasil jaringan adalah Theofilus Woghe, Gaspar Batubara dan Seli Ajo Bupu. Dan Dewan Pimpinan Cabang PDIP Nagekeo mempunyai calon unggulan dukungannya yaitu dr. Johanes Don Bosco Do sebagai calon Bupati dan Theophilus Woghe sebagai calon wakilnya.

Saat ini yang Johanes Don Bosco Do nampak siap bertarung dengan dukungan wadah PDIP ini.  Sebagai seorang tenaga medis dia menegaskan hasrat pengabdiannya dengan penekanan pada kesehatan di awal. Ia bercita-cita untuk mewujudkan masyarakat nagekeo yang sehat, cerdas, sejahtera dan berbudaya. Katanya kalau pertama orang harus sehat. Hanya orang sehat bisa cerdas dan melalui kecerdasannya seorang bisa membangun kesejahteraan dan denganya terbentuk sebuah budaya.

Membangun Nagekeo tidak bisa setengah hati. Nagekeo adalah sebuah kabupaten baru yang terbentuk dalam era reformasi dimana teknologi sudah mencapai kemajuan yang sangat tinggi. Karena itu membangun Nagekeo tidak berdiri sendiri dari sebuah kekosongan. Nagekeo adalah pecahan dari kabupaten induknya yaitu Ngada. Kabupaten Nagekeo harus seperti anak jaman ini. Dia dibersarkan dengan semua fasilitas yang tersedia. Karena itu perlu sebuah perencanaan yang baik dengan belajar dari masa lalu kabupaten-kabupaten lain. Tidak usah setudi banding jauh-jauh seperti ketika sejumlah pejabat kabupaten Sikka ke Portugal jauh di barat sana. Calon-calon pemimpin Nagekeo umumnya mengenyam pendidikan di pulau Jawa. Banyak referensi yang dapat dipakai. Begitu banyak konsultan yang dapat diajak kerjasama untuk memikirkan dan merancangkan pembangunan kabupaten Nagekeo. Membangun sesatu dari titik nol jauh lebih baik dan leluasa dari pada meneruskan sesuatu yang telah ada. Nagkeo sesungguhnya masih murni. Lihat ibukota kabupaten di sebuah kampung dengan sebahagian besar bangunan rumah sederhana.  Kota Mbay yang masih bernuansa kampung itu dengan jalan yang belum terurus baik, mungkin sejak dini perlu ditata ulang. Lebar jalan harus diatur kembali dengan pertimbangan proyeksi  perkembangan dan kemajuan di masa datang. Masyarakat perlu diperkenalkan dengan bangunan rumah sehat mungkin dibuat semacam pameran disain rumah yang bernuansa khas Nagekeo, sehingga Nagekeo kelak memiliki ciri tersendiri.  Akan lebih efeketif kalau disain-disain khas Nagekeo ini diperkenalkan ke desa-desa. Masyakarat desa diajak untuk membangun rumah tinggalnya dengan mengacu pada ciri bangunan khas. Membangun rumah di kampung-kampung harus tidak mengikuti penataan kampung atau tata kota. Dengan demikian terhinadar dari kesemerawutan. Mari kembali ke penataan kampung masa lalu. Rumah selalu berhadapan sehingga memiliki halaman gabungan yang luas. Penataan kampung masalalu mencerminakan kerukunan dan memungkinkan kontrol sosial yang tinggi.

Dengan mempertimbangkan anggaran pembangunan dan prioritas kebutuhan , siapapun yang akan memimpin nagekeo akan menghadapi persoalan yang tidak mudah. Selain anggaran APBN dan APBD perlu digerakkan dana-dana lain untuk membangun daerah baru ini. Perlu kerjasama dengan para investor untuk membangun jalan raya sehingga masyarakat terbebas dari isoliasi dan memiliki kemudahan bergerak. Transportasi yang baik memungkinkan msyarakat bisa mengirim dan menjual hasil bumi ke tempat lain.

Advertisements

About Ata Lomba

Nagekeo kabupatenku. Keo Tengah Kecamatanku. Maunori tempat ari-ariku. Mauromba tempatku belajar merenangi laut Sawu dan melewati Sekolah Dasar. Mataloko dan Ledalero almamaterku. Jakarta tempat ku berlabuh.
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

8 Responses to Hasil Jaringan Petinggi Nagekeo Menurut PDIP

  1. Ima says:

    Kami sebagai warga Nagekeo di perantauan mendoakan semoga siapa saja yang akan memimpin Nagekeo adalah putra daerah terbaik dan siap membangun Nagekeo menuju kesejahteraan masyarakat Nagekeo secara menyeluruh tanpa memandang suku agama dan ras dan yang terpilih menjadi pemimpin nagekeo adalah yang terbaik yang dipilih Tuhan. Selamat berjuang siap kalah siap menang.

  2. frans says:

    Saya kira pilihan PDIP tepat. Nagekeo, sebagai sebuah kabupaten baru, memerlukan tokoh muda, energik, cerdas. Kalau tokoh yang biasa-biasa saja, untuk apa kita perjuangkan kabupaten baru. Toh sama saja dengan kabupaten induknya. Kita perlu cara pandang baru. Mungkin itu yang kita namakan perubahan. Pemimpin masa sekarang adalah tokoh muda cerdas yang bisa mengelola perubahan. Singkat kata, kita butuh pemimpin baru. Kalau tokoh PDIP ini terpilih, saya kira juga akan membawa efek positif bagi citra PDIP. Tetapi paling utama, akan memberikan dampak perubahan bagi Nagekeo. Jika dampak bagi rakyat lebih besar, maka ini berarti partai sukses. Karena partai memang menjadi wadah untuk menjelmakan aspirasi rakyat.
    Salam dari Nagekeo.

  3. agst-amekae says:

    Ayo kita support siapapun candidate yang akan dipilih.Cheers,

  4. rita says:

    Mengamati pemilihan calon bupati-wakil bupati pada kabupaten Nagekeo cukup menarik, apalagi daerah ini masih terhitung baru, yaitu terbentuk setahun lalu. Dari tulisan-tulisan yang terpampang pada tanagekeo.wordpress.com kesannya sangat mendukung calon dari PDIP dengan segala pengalaman yang sudah dilalui dan keunggulan2 sang calon. Ada yang mengelitik pikiran saya dari tulisan “Sebuah perjalanan saya menuju Keo” yang megatakan bahwa Yacob Nuwawea menentang calon dari PDIP karena pernah menolak pemekaran wilayah.
    Pernyataan Bp Yacob tersebut sangat beraLasan. Indikasinya adalah sebagai calon pemimpin daerah apalagi daerah yang masih baru mempunyai calon pemimpin yang tidak mempunyai pendirian, itu sangat berbahaya bagi penduduk. Seorang pemimpin daerah identik dengan “decision maker”bagi daerahnya. Apabila mempunyai pemimpin seperti itu yang terjadi adalah hari ini membuat keputusan yang diambil hari ini dengan besok sudah berbeda.

    Sisi lain adalah bahwa masyarakat tidak membutuhkan show tentang siapa identitas diri para calon dengan kehebatan2 yang pernah dilakukan.
    Intisari dari tulisan ini adalah pemimpin yang dibutuhkan adalah rakyat adalah peimimpin yang redah hati, jujur,tulus serta tidak menonjolkan”SIAPA AKU”

  5. Semoga pejabat yang dipilih benar-benar direstui dan yang terbaik bagi masyarakat Nagekeo…

  6. marieth says:

    siapapun yang menjadin pemimpin Nagekeo kelak itu adalah hasil dari demokrasi, sebagai warga negara yang menjunjung demokrasi, mari kita sama2 bargandeng tangan untuk memberikan partisipasi yang layak bagi pesta demokrasi pertama di kabupaten Nagekeo ini…..

  7. Edgard says:

    Semoga Pemimpin Nagekeo yang baru,betul-betul mengembangkan potensi yang ada demi Nagekeo.Tau ta tebhe ema,kami mete ne’e miu.Ok
    E.M (Boawae,Rega)

  8. adrianus pati says:

    KEPADA YTH ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT.
    KHUSUSNYA YANG TERPILIH NANTI YANG AKAN MENJADI WAKIL RAKYAT NAGEKEO,
    kami hanya rakyat biasa,tapi ingatlah kami juga punya hak pilih yg akan memilih kalian nanti jangan cuma MENEBARKAN janji2 suci.tdk akn KORUPSI tdk akan MENELANTARAKAN kami.dan segala kata-kata manis yang pernah kmi percayai.bila siapapun yang terpilih nanti kami rakyat Nagekeo akan bersatu menuntut bukti janji-janjiMu..perjuangankn Nagekeo itu yang kami harapkn..bukan duduk ongkang-ongkang kaki di gedung mewah dan menunggu mangsa mengajukan gratifikasi.. MOLO INE AME KAE AZI…sukses slalu GBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s