MONARCHI ABSOLUT ARAB SAUDI DIGOYANG PARTAI POLITIK

Siapa yang memasang pagar tanda tak aman. Arab Saudi memasang pagar tinggi.  Partai Politik digagas di negara Monarchi Absolut Arab.  Ini tentu  beroposisi langsung dengan Monarchi. Para penggagas Partai segera ditangkap. Dibungkam dan dipenjarakan.

Hosni Mubarak dipaksa mundur setelah aksi masa yang melumpuhkan seluruh birokrasi. Pemicunya adalah revolusi yang terjadi di Tunisia. Zine al-Abidine Ben Ali digulingkan rakyat. Ini gara-gara seorang pedagang asong, tukang sayur dan buah gerobakan Mohamad Boauzizi. Teriakan orang terpinggirkan selalu dianggap angin lalu. Dia hanya ingin gerobaknya dikembalikan. Nyala api sulutan Mohamad Boauzizi pada tubuh sendiri  dan kematiannya ternyata menjadi jeritan paling nyaring menembus surga. Didengar Tuhan dan mampu menggerakkan serta menggugah hati banyak orang. Presiden Tunisia akhirnya harus tunduk kalah pada suara Tuhan. Karena suara rakyat banyak adalah suara Tuhan.

Sejumlah penguasa negara ketar ketir. Demikian Arab Saudi sebagai sebuah negara Monarchi absolut cemas akan keamanannya. Kerajaan harus dijaga. Musuh harus diawasi. Partai Politik adalah musuhnya. Makanya para aktivis politik, yang mendirikan partai politik ditindak disana. Monarchi Arab Saudi bisa goncang… Sampai sejauh mana kita tunggu tanggal mainnya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PSSI DAN AMBISI PEMIMPINNYA

Saya bukan seorang penggila olah raga. Olah raga yang saya kenal adalah olah raga wajib di sekolah. Apalah artinya olah raga di Sekolah Dasar itu. Di kampung kami main kasti itu yang paling populer. Kalau toh kami berenang tiap hari, bukanlah olah raga, tetapi mandi pagi sebelum sekolah dan siang kami mancing ikan (gegi). Pada sore hari setelah bermain bola sepak dari ikatan daun pisang di depan halaman rumah, kami menceburkan diri ke laut lagi. Keringat yang mengucur  mengikat debu tanah disekujur tubuh. Kami langsung melorotkan celana dan melapaskan di atas batu pantai, kemudian mencebur ke laut sambil sekalian bertendangan memperebutkan batu besar yang menonjol di atas permukaan laut.

Ketika di Sekolah Menengah selama 7 tahun  di tempat dingin Mataloko, semua digilir untuk bermain basket, bola kaki atau voli. Waktu di sekolah tinggi di bukit matahari Ledalero, ada aturan wajib olah raga. Olah raga wajib, bukan murni kesenangan. Karena itu saya bukan penggila olah raga. Tetapi urusan perhatian dan senang nonton sepak bola ini kegembiraan yang paling murah.

Menonton sepak bola di televisi, yang menarik adalah menyaksikan begitu banyak orang kita pintar membicarakan tentang teknik dan strategi. Penonton siaran sepak bola jelas sangat banyak. Jumlah tayangan iklan promosi sebagai bukti. Besar biaya promosi harus sebanding dengan jumlah audiens.

Bicara sepak bola di Indonesia tak bisa lepas dari bicara tentang organisasi yang namanya PSSI. PSSI ini adalah organisasi. Ini adalah organisasi yang paling populer di negeri kita, karena memang berkaitan dengan olah raga paling populis, yaitu sepak bola. Karena itu siapa pun ketuanya, dia adalah seorang yang populis juga.  Kita  menyebutnya populis, untuk menekankan pentingnya memperhatikan kepentingan orang banyak.  Sayang sejuta sayang, sedih, kesal, sebal, marah itu perasaan yang timbul saat ini.

Di negeri ini mungkin organisasi yang namanya PSSI adalah organisasi yang paling kontroversial. Yang kontroversial adalah sikap pemimpin atau ketua organisasinya.  Kalau boleh tanya apakah organisasi ini adalah koperasi, yayasan atau perusahaan pribadi?  Semua pencinta sepak bola termasuk pemerintah seolah karyawan atau anak buahnya.  Kita seperti tidak bisa ikut menentukan kebijakan disana. PSSI seperti milik pribadi.  Yang dipertontonkan disana adalah ulah muka badak gaya premanisme. Egoisme mengalahkan harapan dan kepentingan banyak orang.

Pemilihan Ketua Umum PSSI menggantikan Nurdin Halid begitu transparan dibeberkan di media. Kita  semua jadi tahu. Pada saat yang sama kita semua kesal. Bahkan marah. Nurdin Halid dikecam banyak orang, tetapi banyak orang tidak bisa berbuat apa-apa. Sampai kapan kita semua akan terus bersemangat menonton kesebelas kesayangan kita? Kita semua sibuk menimbun kesal pada induk organisasi sepak bola, sampai lupa kesenangan menonton klub kebanggaan kita satu-satunya. Nurdin Halid akan menjadi catatan paling buruk dalam sejarah sepak bola kita. Dan ini salah satu contoh wajah kepimpinan di negeri ini. Tak pernah mengakui kekurangan, apa lagi mau mundur dan harakiri seperti para menteri di negeri Sakura. Ya Tuhan..Ya Allah…mundurkan Nurdin Halid dan biarkan TIMNAS dengan GARUDA didada melaju.

Photo: Vitalis/28-11-2011

Lokasi :  Pantai Lovina

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

PERUBAHAN DI SEKITAR KITA

VIR/ 25-01-2011

VIR/10-02-2011

Perubahan terjadi dimana saja. Seperti yang terjadi di bibir pantai Lovina ini, ternyata banyak perubahan alam  terjadi tanpa kesadaran dan perhatian kita.

Posted in PHOTO | Tagged , , , | Leave a comment

SINGLE PARENT

Anak-anak ini tak pernah menanyakan siapa ayah mereka. Sang ibu bukan tak sudi menjelaskannya. Karena memang sang ibu sungguh tak tahu siapa ayah biologis anak-anaknya, yang berurusan tanpa menatap wajah. Mereka adalah produk birahi tak terkendali,  murni nafsu…

Posted in PHOTO | Tagged , , , , | Leave a comment

KETUA RUKUN TETANGGA PELAYAN MASYARAKAT INDONESIA

Jadi warga negara Indonesia yang baik, dan pemegang KTP (Kartu Tanda Penduduk) pasti mengakui keberadaan dan peran seorang Ketua RT, atau lebih dikenal dengan Pak ERTE. Pak RT di lingkungan tempat tinggal kami sudah lebih dari dua periode masa kerja. Pak RT kami orangnya sederhana. Mau kerja keras untuk keperluan RT. Terlepas dari baik dan buruknya kenerja Pak RT, kini dia harus diganti. Perlu ada peremajaan dan penyegaran. Peremajaan bukan  karena Pak RT harus yang muda, tetapi yang penting harus memiliki pemikiran yang segar. Pak RT kami kalau bicara tidak pernah runut.  Pertemuan sebulan sekali melalui Arisan dengan uang Rp. 25.000 dijadikan wadah pertemuan RT. Tetapi sayang banyak orang tidak suka mengikuti kegiatan ini. Yang jelas bukan karena alasan keuangan yang sebesar itu. Menurut saya ini satu pertanda ada rasa tak suka pada pak RT.  Kalau saja Pak RT menjadi tokoh pemersatu, tentu banyak orang datang menghadiri acara bulanan. Karena acara ini bisa jadi temu kangen tetangga.

Siapa mau jadi Pak RT. Menjadi Ketua RT ternyata memikul tanggungjawab sosial yang besar.  Pak RT sepertinya harus selalu siap melayani urusan masyarakat. Pak RT selalu harus ada dalam berbagai kegiatan masyarakat. Nampaknya sebagai kehormatan, tetapi pada kenyataan sebagai beban. Dalam kehidupan masyarakat Jakarta lebih banyak masalah daripada keramaian bahagianya.  Karena itu tidak banyak yang mau jadi Ketua RT.

Posted in Uncategorized | 2 Comments

GUDANG TERIPANG DI KUPANG

Sabtu tanggal 12 Februari 2011, saya bertemu Pak Joe Maeng Sik. Dia berasal dari Korea.  Seorang memperkenalkan saya kepadanya. Bisnisnya adalah membeli dan menjual teripang (sea cucumber).  Mungkin karena bentuknya mirip timun, maka dalam bahasa Inggeris disebut timun laut (sea cucumber).  Kata teman-teman saya dari Korea, teripang bisa dimakan mentah seperti ikan (suhie/shasi).  Pergaulan  dengan orang Korea lebih dari 20 tahun membiasakan saya  makan ikan, udang dan gurita dalam keadaan mentah.  Pertama kali saya makan udang (lobster)  mentah ketika berada di Jepang. Saya menikmatinya sambil menahan niat untuk memuntahkannya. Tetapi sekarang sudah jadi biasa. Kemudian urusan makan anak gurita mentah, masalahnya daging gurita suka lengket pada langit-langit.  Ala bisa karena biasa. Dan saya sudah biasa pula sambil meneguk soju (minuman Korea).

Ketika  di pulau Kei,  saya menyaksikan laut disekitarnya kaya akan teripang. Pantai-pantai di Kei sangat landai, sehingga  air surut sangat jauh dari bibir pantai. Maka dengan mudah orang bisa memungut teripang.  Saya tidak memiliki pengetahuan cukup tentang pantai dan laut di NTT. Walau ini adalah tempat tumpah darahku. Tetapi orang Korea begitu berminat untuk membangun sebuah gudang  teripang di Kupang.  Mengingat persediaan teripang di wilayah NTT terbatas,  maka akan di beli dan dikumpulkan dari wilayah lain.  Kupang dijadikan transit sebelum dikirim ke luar negeri.

Teripang yang menjadi mainan disepak, dipencet airnya ternyata punya nilai ekonomis karena dapat dimakan. Teripang kering  direndam dalam air, dipotong-potong kemudian dimasak.  Semoga niat baik teman dari Korea ini memberikan lapangan kerja bagi warga NTT.

<p

Posted in Uncategorized | 1 Comment

NENEK PEMBUAT SAPU LIDI DARI LOVINA

Waktu selalu punya arti. Waktu hanya bisa punya arti kalau waktu diisi untuk sesuatu yang bermanfaat.  Waktu juga adalah anugerah. Sebagai anugerah harus disyukuri. Cara bersyukur adalah dengan memanfaatkan waktu  sebaik-baiknya untuk hal yang berguna bagi kehidupan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment