Jao

Atakeo anak rantau dari tanah Keo. Hasratku adalah terwujudnya Nagekeo yang berkarakter khusus dari disain rumah dan penataan kampung. Besar banggaku bila kelak ada yang mengatakan :’ Saya telah melihat Nagekeo. Beda dan unik”. Saya sungguh mencintai tumpah darahku ini. TALI ATA LOMBA

Responses

  1. Setuju,,,harus ada trade marknya,,,Beda dan unik,,kata ata pu`u mena boa ,,,Surprisingly Different`,,,

    @agust: terima kasih atas komentar ini. Kita bisa katakan itu Jepang. Ini Korea atau itu Jawa atau Demak dan Palembang. Saya juga ingin dengar orang bilang itu dia :sao teda ata Nagekeo.

  2. Tulisan-tulisan saya tidak berpedoman pada cara menulis yang baik. Yang saya tulis adalah beruapa apa saja yang ingin saya katakan. Terkadang terlalu panjang. Tetapi saya tidak peduli. Ini semua hanya merupakan jalan untuk menimba pengalaman mencatat atau menulis apa yang saya ingin katakan dalam tulis. Saya lagi belajar menulis dengan menulis dan menulis. Terima kasih kepada siapa saja yang sempat mampir di pojok omong-omong ini.

  3. Sebuah Catatan Perjalanan Saya Menuju Keo

    Suatu malam saya ditelepon seorang teman. Mikhael mengatakan dia menjemput saya. Dan setelah jauh dari rumah saya dia katakan maksudnya. Dan malam itu saya bertemu dengan seorang calon bupati, dr. Don Bosco. Sejumlah putera Nagekeo berkumpul di kantornya Primus. Saya waktu itu melihat potensi ada pada dokter muda itu. Dan saya menjanjikan bahwa Keo Tengah tempat kelahiran saya akan memberi dukungan maksimal. Saya kenal banyak kepala desa, para guru dan tokoh masyarakat. Keo Tengah itu adalah penyatuan kembali dari sebuah paroki yang telah terbagi, yaitu Maunori dan Mundemi.

    Saya sangat tidak tertarik dengan dunia politik. Saya lebih tertarik pada dunia usaha. Karena sejak kecil orang tua saya tidak menghendaki saya bekerja sebagai birokrat tetapi lebih senang bekerja swasta dan berwiraswasta.

    Dari pertemuan malam itu, saya menjadi terlibat dalam politk. Untuk kepentingan dr. Don saya bertemu dengan Yacob Nuwa Wea mantan Menakertrans. Beliau menyatakan dengan tegas menolak dr. Don jadi bupati karena di anti pemekaran. Saya bersikukuh dan terus mengontak beberapa tokoh di Keo Tengah untuk dukung dr. Don. Ada yang menanyakan apakah saya berkeinginan jadi wakil bupati dan saya katakan tidak.

    Saya makin terlibat dalam politik dan mulai membangun sense poltic saya tanpa saya sadari.
    Ada peristiwa lain yang membuat saya terus berada dalam jalur ini. Karena suatu keperluan saya berhubungan dengan salah satu pasang calon bupati dari kabupaten Sikka yang gagal. Kepada seorang teman, gagal suskses urusan dengan mereka, saya ingin cari hikmah. Mungkin ada sesuatu yang saya petik dalam hal ini. Dan saya ternyata terus terlibat dengan politik.

    Ada pasangan calon bupati drh Lukas Tonga dan Bruno Buu. Saya tidak banyak simpati pada Lukas Tonga karena dari segi ketokohan dan karisma kepemimpinan kurang mu cul dalam figur yang satu ini. Saya mendukungnya karena ada Bruno Buu, yang saya kenal dari kecil. Awalnya saya minta Bruno tidak naik karena saya berada dalam kelompok lain. Dan saya minta tidak terlalu mengeluarkan banyak biaya. Namun Bruno tetap maju. Saya menghubungi dr. Don yang menyambut dengan mengatakan biar saja.Hal ini saya anggap sebagai sikap menganggap enteng lawan. Saya anggap ini sikap arogan. Dan saya tidak suka dengan sikap demikian. Akhirnya saya menghubungi seorang Valens Daki Soo. Dia tahu saya begitu gigih mendukung Don dan berani bertentangan dengan yacob Nuwa Wea. Ketika saya ingin melepaskan dukungan saya, saya hubungi Valens dan teman-temannya. kami bertemu dan saya katakan bahwa saya tidak ingin menjadi orang yang plin plan. Saya mau mendapat dukungan atas sikapku tetapi beralasan. Dan saya menerima masukan dari beberapa tokoh muda pengamat PDIP di lapangan.

    Saya bertemu berkomunikasi dengan Bruno dan Lukas. Dan saya menyatakan siap mendukung karena Bruno. Saya berkomunukasi dengan para tokoh. Pertama saya menelpon pak Bene Geju, waktu itu ada di Denpasar. Saya kemudian menghubungi kepala Desa Worowatu. saya juga menghubungi beberapa tokoh di Keo Tengah.
    Saya semakin jauh terlibat. Saya semakin berpolitik.

  4. slam kenal,ngao ata nasawewe,ndia jakarta.
    ->nando: modo jao sena kau meno ena blog te. Jao ata lomba. Tanggal 22 Juli – 16 Agustus jao mena nua. Nambu te reta nua mboo mbu. Cengkeh, vanili, kakao, nio jadi sumber joi. Tana watu reta nambu te negha subur wado. Jao jeka Niondoa, Mabhapisa. Mena Lomba ta puu ha dera tu’u ke’u nambu te muku nere. Muku ramu negha tau tii wawi. Imu koo ka tado. Ta kura pedi koo pale nee joi. Salam

  5. salam kenal juga,,Tanakeo mo nanya Pak Jacob Nuwa Wea sekarang dimana yah,,apa pensiun dan walo mena boa atw kemana beliau, soalnya pernah saya ketemu beliau sewaktu handle rombongan presiden RI semasa cabinet Mega, dan beliau sempat ngobrol lama di lobby hotel tempat saya bekerja. Banyak advice yg baik dari beliau,I’m proud of him.
    Cheers,,

    @Agust: Terima kasih atas kunjungannya ke situs Tanagekeo. Pak Jacob Nuwa Wea sekarang di rumahnya di luar kota Jakarta,Wilayah Jawa Barat. Dia setiap hari membutuhkan bantuan orang lain. Duduk di kursi roda sambil menonton TV dan menjawab telepon. Dia selalu menyapa ramah siapa saja. Banyak orang telah menikmati kebaikan hatinya. Semoga Tuhan memberkati dan mendapat kesembuhan.

  6. Dera te jao simo telepo puu mena Mbay. Pak Baltazar telepo jao. Imu papa luka nee jao wuda ta mudu nambu imu koo nee rombongan perindustrian Nagekeo studi banding penyulingan minyak cengkeh.
    Imu sodho imu nee ana ngara Us Panda ta kuliah Aba di Jakarta. Us Panda kema poa, kuliah au du.
    Pak Baltazar sii jao papa luka nee ana imu. Pak Baltazar ata Kodiinggi pero papa weki nee Pak Bene Geju guru jao nambu SD mena Lomba.

  7. Ini jao mo tanya bagaimana perkembangan daerah nagekeo setelan pilkada, apakah sudah dilantik apa belum bupati dan wakil juga menyangkut tes PNS yang barusan berlangsung apa sudah ada berita kelulusan. trims atas jawabannya.
    @achbar: Terima kasih atas kunjungannya. Sampai sekarang Bupati terpilih belum dilantik. Mengenai wakil bupati dan tes PNS saya juga tidak tahu persis. Modo, utu ria.

  8. Numai jao simo telepo puu ena ana mahasiswa. Imu ana koo pak Baltazar. Jao papa luka nee pak Baltazar nee rombongan pegawai perindustrian Nagekeo dalam urusan minyak cengkeh. Puteranya mahasiswa bernama Us Panda. Us Panda katanya kuliah sambil kerja. dia kerja di kios kecil. saya meyakinkannya lebih baik kerja di tempat sederhana dengan kesempatan kuliah daripada kerja di tempat bagus tanpa kesempatan melanjutkan studi. Karena pendidikan yang baik menjanjikan masa depan lebih cerah. Semoga!!!

  9. Salam kenal saya putra Nagekeo tepatnya mai Romba. Sudah sebulan setelah pencalonan bupati yang baru, saya ingin tahu bagaimana dengan perkembangan kinerja yang sudah di berikan masyarakat Nagekoe kepada bupati yang baru terpilih ini. Mudah mudahan sesuai dengan program yang dicanangkan sebelumya.
    Salam Kenal teman teman semua khususnya dari Romba yang ada di Jakarta. Bravo Nagekeo

    @ ARKA: Jao punu utu ria kau tudi nee ono blog jao. Jao mogha ata Lomba. Ata Lomba liwu ndia Jakarta. Jao ta demba doe ndia. Mae ngasi mona papa mbeo. Jao Lomba nua mena. Sao rede wawo ae koe made rade, puu ha dera nee puu wona. Kami muri puu ena uta wona ke. Ata udu mbuju eko lomba mbeo mbeja. Jao ta maso doe sekola seminari Mataloko. Jao ndewe nde punu nee ana koo guru Bene nambu kema sope dau Makasar. O ya mengenai kinerja bupat baru, belum ada. karena belum dilantik. Dan belum bertugas. Setahu saya mereka sedang kerja keras merancangkan yang terbaik bagi Nagekeo. Modo tabe woso.

  10. O mbeja miu bapa ine, embu mame, ine weta nee kae ari, minda woe ta fonga papa luka nee wadi ta fonga pata papa dede, wuku todo papa dhu, mai tuli sara nua kita ena forum JAO nee SOJA SADHA. mai papa sadha jengo, papa ade ona tau papa mbeo koo weki. Moo ngara wesa poa nee wengi rua kita wado nua ata mae bhesi mbemi kita sodho kita negha lenggi jangga ede koo punu negha ngguu ngga. Modo tabe woso, jao Tali ata Lomba.

  11. Miu Mae ngasi .. trimakasih koo informasinya, jao mai mena romba sape, sao wee kepala desa bapa hermanus gale tapi negha ebho pinda ndia bali. kau mbeo ana koo bapa bene, berarti kae emil yang lagi nee project dau makasar, imu mbeo jao kami kae ari dan kami nee perkumpulan malesama yang ada ndia bali. jao nee mindawoe dauh jakarta, nee yamin, adi, fasih,kanis. trimakasi ngara mbeo imukko info tee kami ndia. Bravo Nagekeo.
    @Arka: Ndia Jakarta ata Lomba: Ana bapa Nodu, Jao (Tali) Piet, Albert, Yasin. Hubert, Ana Bapak Yoakim Anton, Kanis, Om Haji, Yamin, Fasi (fai nee Mia ana koo kae Bar Uma), Adi (negha wado) Ramli ana koo Om Usman Bake, Anak koo OM hasan Tenda, Ane imu ta fai an fai koo Yamin, Anak koo Bapa Dami Jogo, Ibu Sinta,, kami ndia liwu mere. Sama ha nua. Ke de ta Lomba. Dae wadi ata Mauara. Bhodo nambu te mona mbai liwu ka. Nagara kita ta Keo Tengah (Maunori) liwu mere. Modo salam woso. Kema ria. Jao napa wado reta nua moo ndii dau Bay. Utu ria, tabe woso.

  12. Modo trimakasi koo informasinya, jao mbeo nee imu koo, mudah mudahan kita papa tei wado suatu saat nanti. Miu moo wado tau apa dau mbay, moo bisnis atau kema jadi pagawai negri?
    Jao sangat support miu karna dau nua perlu tenaga kita yang pernah di rantau utk bisa mentransfer ilmu atau pengelaman supaya koo sumber daya kita mena nua lebih terbuka.
    Modo ngara kau nee nomor mobilekoo yamin tolong info ti i jao kami sama sama smp mena romba. maaf miu ana koo sai, jao bapa negha mata, kami kaeari nee kae gaspar waja, eja koo kanis,bapa kae ari. salam untuk semua keluarga di jakarta. jao sempat baca tadi ada informasi pasto yang di bunuh dau nua, koo bisa sadis sekali ata kita mena nua.

  13. @salam kenal..Ine jao turunan puu rade Romba&Nuamuri dan Ame jao puu Riti&Mbae@

    NUA ROMBA #Embu Bhoko…
    *Ea Bhoko=> luka sira embu : Arsa So’o, Embu Hj. Usman Teguh( Bp.Hj. Abu Bakar, Bp Absah, Ine Rini ), Embu Bhala ( Bp. hendi, Bp Mathias)….
    *Ari Bhoko => luka embu Martina Poi ( Mame Felix, Mame Tinus, Ine Rosa, Ine Agus Bude, Klara Wea ine jao )..Embu Rua luka Bp. Gasa So’o ( Kak Sius, kak Evi, Kak Maria, kak Nida, Kak Agus ) dan Embu Tolo( Kae Niel dll.)

    NUA NUAMURI # Embu Lengga…
    *Djawa Lengga=> luka embu Igi Isa, embu Gaspar Gero, embu Daniel Panda, embu Mery Goo.
    *Nena Lengga vs embu Rangga=> luka embu Matias Piru ( embu jao),embu Nggode, embu Meo, embu Dhiwa, embu Panda..

    PUU MBAE#
    Embu Bude VS Embu Go’o=> luka embu Wuda Go’o ( Bp Baltasar Mbeko,bapa jao ), Embu Digo Go.o ( Bp Fitalis wala, Bp Bene Bude, Sr. Ancilina, dll ) embu Ema Go’o ( bp. Karel Kalo, tanta Ese dau Mbay ), embu Linus Taa Go.o ( tanta Nika,dll)

    Te ine ame jao mera mena Riti….jao mera ndia Bali…Sai mbeo nee ine ame, kae ari ta baca silsilah jao te mbeo kita koo weki, mai kita papa kontak wado…Untuk kae Sius, kae Evi ta mera ena Jakarta salam puu ine bapa mena nua…

    Ine somba jao. Jao mbeo ata peka ke. Ine jao ata Lomba. Dhi la ine jao, Oka Nggolu, Nggido Nggolu (embu koo Severinus Rangga) Denggu Nggolu (Ine koo Yoseph Geo Mundemi, Dhema fai koo ari koo Pater Zakarias Se reta Bhela) Mena Lomba Nuwa Oka mame jao, mena Ipi Mbuu Kaka Uwa Tuku ( Embu jao ta aki Taa Gudhu, Ito Gudhu (Guru Mill Jaganio), Tuku Gudhu (Uwa Tuku) Haji Abubakar ke minda woe pawe koo bapa jao.

    Dhi la bapa jao, ta ine ke Wea Munde( Ine koo Bapa) Lengga Munde (Embu tenge koo pater Kris Sambu) Boo Lengga ( Ine koo Piet Lelo, Wea /fai koo Napa Nena)
    Dhi la bapa rada ta bapa: Dombo sina (bapa jao ana ta fai doe, nee weta imu ine koo Pius Dipu, Sefa fai koo Niko Muta) rade Dere Noo Sina (Bapa soo Noo) Rede Mabhapisa Wudu Sina (sira pak Fasi)

    Jao puu doe roko-roko tuli ata mae mbeo ngar jao, bhodo jao tei nge liwu ata kita maso ena blog te. Modo te tau papa luka. Kita ngada papa sodho sara kita. Ono mogha sira ta Jawa ngada papa punu sara ko’o imu ko’o. Modo tau kita mogha bhide ke. Utu ri’a (terima kasih) tabe woso, jao ama miu weki ria do modo. Kema pawe.

  14. K I T A N G A D A P A P A L U K A
    Maaf judul diatas dalam bahasa daerah yang artinya kita bisa saling jumpa. Ketika memulai blog ini saya terus menyembunyikan identitas pribadi. Saya berusaha tidak menjawab via e-mail. Pertama karena saya agak ragu apakah akan menarik minat pengunjung. Dari hari ke hari ternyata saya terpaksa membuat satu tulisan secara rutin dalam blog ini. Bukan karena untuk mau gagahan, tetapi hanya mau menyatakan masih ada napas untuk sekedar menyapa pembaca.

    Hari ini menggembirakan saya dengan sekitar 60 kunjungan sampai saat ini. Saya juga jadi semangat mengisi blog ini. Tetapi yang lebih menyenangkan dan mendorong saya adalah semakin banyak pengunjung yang merasa menemukan forum untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Keo, khusus bahasa nagekeo pantai selatan belahan Ghoe Wodo Wata nuka mena jeka Nagadodo.

    Saya terinspirasi menulis dalam bahasa daerah dan sambutan sangat baik. Ini forum kita orang Nagekeo. Mengapa kita tidak menulis dalam bahasa Nagekeo. Karena saya ata Lomba, jadi jado punu sara ata Mau. mae ngasi bhide sira ta Ghoe Rade nee tata Papa Rede. Miu ngada tulis sara miu, jao dhewo sara Mau. Mona odo. Mai kita ngada papa luka. Utu ri’a (terima kasih) nee tabe woso, jao ama miu weki ri’a do modo. Wadi ha ndeka tabe woso.

  15. Untuk weta Yuli, jao a.ki koo asty, mi mae ngasi jao de mbeo sejarah koo keluarga miu puu mena romba, embu usman,embu arsad dan embu jao ake feni imo koo tedu kaeari tenge, cuma embu ta nggae rua masu islam dan embu jao tetap katolik.
    Ngara kau punu om gaspar soo nee ema jao, om ferans imu koo weta nala. jao nee sius,maria,evi,agus, niel kami biasa papa tei waktu dau mau ara. wktu sius mendi ngawu jao nee keluarga mbana dau mau ara. wkatu jao masih smp. Modo yuli napa kita arisan papa teu wado salam,mai ana jao brian and david dalung gtt. arke sek.
    @Laus nee Yuly: Jao punu utu ria (terima kasih) kita ngada papa mbeo. Laus mbeo sira reta nua. Anto Rangga, Lud Ade, Margo. Kami ha bapa. Mia dau Aeramo, Jao, Cyrillus (alm ndia Jakarta,) Piet, Albert mbeja kami ndia Jakarta. Negha ke Yasin, Hubert mogha ndia Jakarta. Jao sena mere dheko rada te kita ngada papa luka. Papa sodho mindawoe kae ari ine weta mai papa luka nee buka situs thttp:/tanagekeo.wordpress.com .
    Jao wengi pira reta nua. Jao dede Bele Hasan Tenda ndia Jakarta. Kanis Feto kae koo Yuvens Sera mogha dhatu ndia. Dae wado. Sira ta pesa-pesa ta odo pa ndia liwu lao. Kami ta ndia liwu mere. Puu ha dera kami datu Boui Joi tau papa luka. Nambu te negha mona. Tungga ata Witumauara. Bhodo negha kura mbai aktif.
    Tabe woso, utu ri’a(Terima kasih).

  16. jao sena ree ngada gabung ena blog te…terima kasih woso…utu ria ..he..he..

    Oda nala jao kae Arke…kita kumpul arisan ngge wuda,bhodo nggedhe mbeo kita nala weta…jao sengaja tulis mbeja ngara koo embu kajo, karena turunan nuka rade wena kita nggedhe papa mbeo….te sai mbeo kita dhodho puu embu kajo ta sama…apalagi bhida jao dhadhi nee mera jeka tamat sekolah SD mena riti, nggedhe mbeo weki puu rade romba,mbae,nuamuri…

    Tanta Sefa fai koo bp Niko mutha mena nangaroro jao mbeo pawe, biasa papa dhu…ana kae doe ke…Hil sama-sama nee jao mulai smp kartini…sma syuradikara..kuliah yogya..jeka tamat imu wado pns di nangaroro, jao kema ndia bali..
    @Yuli: Sefa ke weta jao. Ine imu weta tenge ko’o bapa jao. Niko mogha. Kami dhatu ha kajo. Sira ede papa mada lagu sada. One Blog te jao sedia”soja Sadha” oda ee jao dheko ke kita ngada papa sadha jengo nee tau papa ade d\nee papa mbeo weki. Bhodo the dheko “JAO” simba dimba deta pu bhide ke.
    “PATA PEDE” jao moo nggae pata pede koo ine embu. Jao tuli wado. Poa wengirua wado reta nua kita dhatu ngada papa dhewo nee sira ta ameka’e faingga’e. Jao amaria mbeja kita weki ri’a do modo. Mbana dheko rada. Ama ine embu kita sipo ri’a sagho modo. Ke sama ke. Utu ri’a (tks). Tabe woso

  17. Ngara kau koo ana koo bapak Arnoldus Rangga, jao mbeo tugga ta ari kau waktu kami mena nua sama sama sekolah mena romba, anto,huber yasin, margo,mia sedangkan miu waktu kami goo
    mi negha dau jakarta. Bapa Nodus waktu mai dau jakarta wengi emba sempat eru ndia kae emil dan jao iku t antar koo barang keramik woso ngata. jao dhetu ingat . salam untuk kae ari semua khusus nya Kae kanis feto fuu kunggu, yufen, ngara nomor koo yamin kau info tii jao. Jao mona mbai mbeo hubungan keluarga, coba miu papa ade nee sira ta mbeo kalau jao bapa jao
    Rangga Ndetu, kae imu Sius Ndetu( ana bapa sius
    nee kae Gaspar imu ana koo bapa almarhum desa lama, bapak koo sira, kani dau miu. Modo miu ena kema papa pawe,and mae ngewo salam tii anto atau huber,yasin teman sepa bola dau lapangan romba.

  18. Nee weta Yuli miu rua kae ari ta ndii ndia bali.
    Jao mona mbai mbeo sejarah koo keluarga kita, cuma ema jao ema Medho dan, om ferans siu perna punuh jao nee keluarga tenge ndii mena riti, Jao waktu sekola mena ende ndii mena sao koo om gaspar nee odo weta maria sama a sao.
    Ine ema jao a rada nee ine ema miu, jao mena romba tunga waktu kecil smp setelah ke e kami dau roda.dheko om. Jao,edy tomas a ema, bapa pesa, bapa jao mata terus kawin lagi nee ana imu sira thomas rofin. Modo kita negha papa mbeo jadi wesa poa wengi rua kita ngada papa punu ena ana kita. Moda miu rua fai aki kema papa pawe tau jaga modo nee keponakan ena sao.

    @Lau ne’e Yuli: Ate jao sena mere. Te rada ko’o Ngga’e tau kita ngada papa luka ne’e papa mbeo. Ede mona papa tii pati ko’o joi rea, ta mbeja kita mona mogha, kita ngada papa mengga ade tau mbeo ko’o weki. Papa sodho ne’e sira ta pesa. Modo , utu ri’a (tks), tabe woso.

  19. MAI MAE TAKU TULI OO SADA MODO. WEDU PA NUKA ENA. TE DOKA ODA KITA.

  20. ada kerinduan untuk berkumpul dan menemukan suasana reta nua..tapi lewat blog ini bisa menjadi pelepas rasa itu…

    salam kenal….
    thx yang telah membuat blog ini sehingga kita bisa bertemu

  21. @ Iron, Jao punu utu ri’a (tks) tudi ena blog te. Jao moo ade kau puu nua emba. Mae ngasi. Kita reta oda dhoma ade kau ana koo sai. Mae ngasi. Jao ata lomba one mena. Sao made rade, rede wawao sao koo Bele Usma Bake. Jao rasa te kau negha mbeo.

  22. jao ata niondoa,…
    anak ko’o bapak matias pita
    skarang nambu kuliah ndia jogja…

    @iron: Modo, kita papa luka. Te jao moo nuka reta nua. Jao napa nggae bapa kau.Miu dhatu ari ana. Jao negha ndii ndia jakarta mbudu tedu iwa witu. Tee jao moo wado ndii reta nua. Jao pero kae ari nee pater Poly Rangga. Bapa jao kae koo bapa Frans Taa. Embu kami Dombo Sina. Sekola modo modo. Mae ghewo untuk bersosialisasi nee minda woe puu tana pesa. Kita wado ngesi mendi odo mbeo. Nggere wado kema lewam ndia Jawa ha iwa. Nee oda mbeo lema mberu wado. Modo sama ke. Jao dhei ria kau tudi ena blog te. Tabe woso nee jao ama miu weki ria do modo…..

  23. kamu feo deko bhida ko eko
    daka dedo imu dhatu mbeo
    nagekeo kami mona ghewo
    mbana deo kami dhatu meno.

    salam kenl ngao ata nasa wewe ndia jakarta. ngara ngao nandus wawo doke. ngar nee ata keo ndia jakarta,tlng tlpn ngao. ngao iwa tedu ndia jakarta mona pernah luka ata kita. no hp ngao ;081385108647. salam tii keluarga besar ngekeo yg ada di makassar. terutama om Antaon wangge,kae Engel dosi dan semua ata nagekeo.

  24. Dera ka’e ta pawe, ta odo ka’e nggedhe tulis identitas ka’e hoo jelas di blog ini. Oh iya, jao ari kak Valens DS, sedang kuliah ndia Yogya (Sastra). Kae baca blog te jao merasa sena, krn jao seperti berada reta nua, khususnya Maunori nee Nangaroro. Yah, jao sangat senang dan jao bangga nee tulisan kee ttg ata kita yg sdg berjuang dan bergelut di bidang politik utk kemajuan daerah kita, termasuk kae Valens. Jao harap sukses selalu e dan Tuhan sll memberkati usaha dan perjuangan kae dan semua yg terlibat demi perkembangan dan kemajuan daerah kita Nagekeo tercinta. SUKSES KAE. Kae, jao mo ade ha go’o ttg upacara adat kita “Peo Enda” utk mata kuliah Foklor (tradisi rakyat). Ngara kae mbeo ttg peo, tolong masukkan di blog ini e, utk tugas kul.
    Terima kasih woso. modo lema.

  25. nagekeo sebagai kab baru..belum banyak yang di kenal dari kab ini.itolong di expose dari wilayah,pemerintahan,kekayaan alam,kebudayaan,wasata,dll

    Terima kasih akan kami usahakan.

  26. TErima kasih atas kunjungan ke blog ini. Dan usulannya akan diperhatikan.

  27. salam kenal Om…
    Om,..te nga’o ros ata udiworowatu.bapak nga’o kanis ndua.nga’o kliah ndia bandung..te de smester 6..
    saya senang bergabung dalam blog ini.trimakasih woso bagi yang membuatnya…

  28. salam kenal…
    Om,..te nga’o ros ata udiworowatu.bapak nga’o kanis ndua.nga’o kliah ndia bandung..te de smester 6..
    saya senang bergabung dalam blog ini.trimakasih woso bagi yang membuatnya…

    Ross jao ata Lomba. Embu jao nee embu koo Ame Goo Ndiwa rade Tudi Wado, ke kae ari. Jao ana koo Nodus Rangga wea . Wea Munde, Sira Ame Goo, Jawa Lengga Munde

  29. Saya mohon bantuan mendesak untuk mencari saudara ADHA STEFANUS sebagaiCalon anggota DPRD No.1 Dapil Nagekeo I,Kabupaten Nagekeo.Karena pesanan Saudara ADHA STEFANUS sampai saat ini belum diambil (berupa kaos partai demokrat,kalender,brosur,dll).Dan total biaya Rp 20 juta belum dibayar kan sama sekali.Untuk balasan di Email ini,sidhartadesain@yahoo.co.id atau hubungi saudara ANDY SEN LAY di no.Telp(031) 5316171 Atau Fax. (031) 5316171.Kami semua amat memerlukan ongkos pemesanan tersebut,karena sangat bernilai bagi kami dan sangat kami butuhkan.Terimakasih atas bantuan POS KUPANG dan PARTAI DEMOKRAT NAGEKEO – NTT.Dan Tuhan ALLAH membalaskan kebaikan saudara2 sebangsa yang telah membantu.Amien.

  30. makasi tuk blok nage.
    salam kenal buat semuanya saya jufen anak nage, wolowae kalo tepatnya di kobakua sekarang lagi kulia di kediri jatim, mungkin semua orang nage ada yang tdak tau kobakua tapi adanya blok ini aku mau perkenalkan nama kampungku.

  31. buat P. Nando doke salam kenal kalo ada waktu kita kapan2 bkita maen ke jakarta.

  32. Salam kenal. Saya putra nagekeo, kampung liwo. Saya senang karena Eja mengekspose tentang Nagekeo lewat blog ini, sehingga saya dan pengguna internet semakin mengenal dan terus mengikuti perkembangan Nagekeo. (www.babomoggi.com)

  33. paman,te ne itha anak ko mama sefa.paman,ngao mo terima kasih ne paman.pas ngao ne ka hil tiba bandara ndia ende kami dijemput mobil ko paman n bapak pater kris.sira paman mona wado lihat kubur bapak.mesu mama mea,ngara miu te nala2 demba pasti mama rasa terhibur.ngao masih kuliah ndia yogya.

  34. to Itha: Saya sungguh berduka dan prihatin dengan semua yang saya tahu. Tapi ingat Ngga’e so’o mbeo. Jao rencana wado bulan Juli dan saya kan kunjungi Nagaroro. Modo.

  35. JAO INGA DERA TE 2 JULI 2009 PESTA PERAK KOO PATER PHILIPUS TULE.
    Mai mbeja kita doa woso mo’o imu weki ri’a ne’e do modo. Imu mbana dheko rada mo’o jadi tau pastor jeka tama tana.

    Saya masih ingat bahwa setelah Bapa Gaspar Gero dan beberapa orang lagi masuk seminari mataloko terakhir adalah Bernardus Kodo dari Ua. Sesudahnya ada masa kosong yang lama. Tidak ada calon seminari dari paroki maunori.
    Baru pada tahun 1963 ada tiga calon dari paroki Maunori. Vitalis Ranggawea dari SD Romba, Ludovikus Aja Fernanders dari SD Mundemi dan yang ketiga adalah Yeremias Miki dari SD Tariapo (Wodo Wadha).
    Sesudah itu hampir setiap tahun ada calon dari paroki Maunori.
    Imam pertama Piet Wani SVD(almarhum) dan menyusul Philipus Tule SVD.
    Sekarang sudah banyak imam dari paroki Maunori.

  36. Slmt jumpa lg bt k’iron pita.gmn kbrx.ni sma ulyn,ankx bpk zakrias..k’iron kpn wisuda?

  37. Ngedo, Bheda,kau tau jao lita ndia warnet, wengi kita papa luka ro, jao rindu ngedo. ide emba sira pa guru ne no’o tres. jao te negha ana ado ka. tapi tidak membuat saya patah arang tuk menapki terjalnya hidup. mae ngewa ro jao dae tau blog jao, te nomor Jao kalau moo kontak jao sms lema, jao tei foto koo pa guru jao lita ro, te kau ena emba, wengi kita papa luka, nagekeo kere kita ngedo, jao moo wado, ambu si’e ne teka dengi nio, funu mbapa, ne’e e’a nio. napa jao ne blog mburu kau kunjungi, tapi jao mona mbai madi bhs inggris, kalau bhs keo ede ata inggris pasti kala….hehehehee

  38. @Kadir, jao sena kita ngada papa luka ena doka da’e te. Nagekeo kere mbeja ana emba ta mbana nembo. Kuwu si’e, funu mbapa negha mona. Ae mesi nuka woso ka. Mesjid (Langgar) odo mena Daja bukti ae mesi nai.

    Daja, Bengga telah maju sejak ada SMP dan SMA. Isolasi sedikit terbuka, bah kan sekarang rada oto dhu Kedi Mali.

    Jao pale dhei, ata Lomba Daja mbo’o mbu. Muku, uwi kaju, ka tado. Ata lomba wesi wawi wai muku dan uwi kaju. Jawa negha ne’e udhe.

    Rada oto dhu Daja wawo, Lomba wawo jeka ridi eko. Pengga tado ora nua. Bhodo ke negha re’e tengge.
    Mai wado sai nuka reta nua, mendi oda mbeo.. tau papa pela ne’e sira ta mera mena ena nua oda. Sira ta tau dida dika ta mbanga anga…..

  39. Minda woe ka’e ari, ine weta…. Mai kita papa luka ena blog te. Ngge ndeka nambu kita wado reta nua daru nine-ine nee bapa-bapa ta ade kita. Ai.. kau luka mona ne’e weta kau oo.. ari kau…ta dau.
    Jao tei negha nge liwu ngada papa luka minda woe ka’e ari dheko blog te. Mai sodho minda woe kae ari mai kita papa sadha jengo, papa mengga ade, papa kesa wiwi papa pela oda mbe’o…..
    TABE WOSO, JAO PUNU UTU RI’A, TERIMA KASI WOSO..WOSO… KITA NGADA PAPA MEBE’O…..

  40. Jao sena ngada papa luka. Mae ghewo sahda jengo ena Blog-bolg ana ata wili mau.. Keo Tengah.
    tanagekeo.wordpress.com/atakeo.wordpress.com/krisbheda.wordpress.com
    /mosadaki.wordpress.com/ doches.wodpress.com
    MAI PAPA SADHA JENGO, PAPA LUKA WEKI, PAPA BAGI NGAI RENDE… PIDI PATA TA RI’A……

  41. Nu mai du 18 July 2009, jao simo telepo pu’u ena ASWAD ana koo Abu, pu’u Mauwedu. Aswad sekola pesantren ridi Bogor. Mesu imu mo’o sodho alamat imu, bhodo telepo mata.
    Wengi pira imu oa pulsa. Jao tii pulsa, bhodo ndeka pesa imu telepo jao dheko telepo ta pesa wadi. Jao negha ke mberu mbeo ke telpo koo minda woe imu.
    Nambu te woso ana goo kita puu wili mau ta maso pesantren. Kita ama imu koo ta sekola agama, mendi weki ria, pela agama dheko rada…

  42. Hari Minggu 19/7/2009 malam, saya mendapat sms dari Ance, putera Antonius Mere (Toni) orang Mauromba, beritanya buat saya segera menelponnya. Dan saya mendapat konfirmasi berita Anton Mere sedang dirawat di rumah sakit Ende. Dia sekarang mendapat pertolongan pasokan oksigen.

    Saya prihatin dengan berita itu, saya langsung menghubungi Anton Rangga Wea di Romba. Ternyata mereka belum dapat berita.

    Orang Keo kalau sudah ke rumah sakit berarti kondisi sangat serius. Saya percaya Tuhan akan campur tangan dalam penyembuhan saudara kita ini.
    Mohon doa dari saudara-saudara teristimewa yang berasal dari Mauromba, semoga dia segera sembuh.

  43. kepada siapapun yang membaca surat ini saya minta tolong diberikan alamat atau no telepon sekda nagekeo yang waktu itu memesan barang berupa kaos jaket training dan kaos sepakbola, tg dibordir logo pemkab nagekeo didada kiri dan dibelakang dibordir SPIRIT OF NAGEKEO ,Hingga saat ini pembayarannya masih kurang 4 jt lebih, dan tambahan kaos yg disuruh bikin lagi (70 pcs) juga belum diambil dan dibayar, orang yang disuruh mengambil (kalau tidak salah namanya Mickhel) susah sekali dihubungi, teakhir dihubungi dia mengatakan belum cair oleh pemesannya(sekda nagekeo kalau tidak salah ). saya minta tolong kepada siapa saja yg membaca surat ini agar memberitahu kepada saya dinomor 08161831049 atau 021-6491400, semoga Tuhan yg maha kuasa membalas budi kebaikan saudara,terimakasih.

  44. Negara ini sudah 63 tahun merdeka, akan tetapi sebagian warga penduduk negeri ini juga termasuk orang keo belum 100 % menikmatinya… saya mungkin tidak merasa aneh kalau saya tidak keluar dari kampung…. ketika saya melihat daerah lain dengan perkembangan pembangunan yg begitu pesat baru saya sadar bahwa kita orang keo memamng belum 100 % merdeka. karena kemerdekaan yg hakiki adalah terpenuhinya 3 kebutuhan pokok manusia……..akan tetapi tidak bagi orang keo saat ini…. mari kita sebagai org keo, mari kita merdekakan kampung kita dari keterbelangan serta kemiskinan………..

    @Kadir, jao setuju bahwa kita ata keo dhatu reu dewa ne’e oda muri ta ri’a pawe. Pu’u rede udu kedi jeka a’i ndeli mesi, oda muri, sao tenda, ka minu, ngai rende dhatu ena da’e. Perobahan pertama adalah ngai rende. Mbeja kit ta dora nama nua, kita tungga nggae tuka. Mai kita wado. Mo’o ata nua, mbeja sira ta mera ma’e sodho kita tungga mbo’o ta mbana. Mbo’o me’a. Mai sai kita wado. Ngara wengi kau mo’o wado kita papa sodho. Mai kita to’o papa jogho, wangga sama. Kita perlu secara bersama mencari cara untuk memperbaiki nua oda kita. .

  45. selamat siang om, senang juga mendengar cerita om tentang bapa, jao ana koo bapa bene yang ketiga, mungkin om mona mbeo jao tapi jao kenal om lewat bapa dan juga ka emil dibali. jao sekarng tugas di malang, jao berharap lewat tulisan ini kita lebih saling kenal. oke sukses selalu buat om sekeluarga

    SR. GIOVANI: Jao mona mbeo papa luka ne’e suster. Jao selalu bangga menjadi murid guru Bene. Imu tu’u mbe’e guru. Memberi contoh dalam kehidupannya. Guru Ben adalah guru kesayangan saya.

  46. trima kasi woso : atas blog yang dibangun untuk persaudaraan, kami india jakarta keluarga besar romba mengharapkan adanya silaturahmi yang inten walupu8n via blog ini.

  47. mbeja kita ta romba ndia tana rantau mai kita papa sodho informasi supaya kita papa mbeo No Tlp (02196919040

  48. @yanto” Jao dede ngara kau. Bhod dae mbeo papa luka. Ngara jao mona sada kau ana ko’o bele Hasan. Jao weingi pira luka om Beka ridi Boawae.. Terima kasih kau buka blog ini. Jao sengaja tuli wado hal-hal sepele yang ada di kampung kita. Onda tau lembo laku… ee wado nua oda.

  49. jao setuju mere, kae tau blog te, bhide kita ta mbana dora nggae muri ena tana ata, kita mae ghewo koo nuaoda ta tau mbi mbeka kita, kae kalau ngada jao ono kae posting tentang sejarah kampung romba, bhide datu nee gamba nua oda kita pati maso ena blog kae supaya rasa rindu kita terhadap kampung halam sedikit terobati, sebelumnya mohon maaf dan terima kasih.

  50. Yanto terima kasih terus mengunungi blog te. Jao mema sengaja tulis hal-hal kecil tentang nua oda kita. Muingkin tidak istimewa. Tetapi sebagai pengobat rindu. Saya rencana memalu blog te menampung bebagai aspirasi ana goo kit ta mbana dora nama nua. Kita ta dika teki dapu dero, mbeja kita ma’e tungga mbo’o ta mbana. EE mogha sira ta mera, ta juru tau dida dika mbanga anga. Sira ta tau ama kita mbana dheko rada, sira mogha ta ama ha ndeka kita ngada papa sadha luka wado.


Leave a response

Your response: