Posted by: tanagekeo | May 10, 2009

MAUMBAWA PENUH PESONA

Dari Niba Mawo turun ke pantai kita akan menemukan sebuah kampung baru. Ada sebuah gereja baru. Dari tempat ini kita bisa menikmati sebuah panorama indah bila kita menghadap ke laut (selatan).  Ada sebuah darmaga baru yang sedang dibangun.  Sebelum  darmaga ada perkampungan nelayan yang kebanykan berasal dari Ruto.  . Perahu nelayan yang begitu banyak menjadi pemandangan sehari-hari. Karena laut disekitar Maumbawa mempunyai potensi ikan yang sangat besar. Setiap hari selalu ada ikan-ikan segar. Bila pagi tiba ketika perahu-perahu nelayan merapat kepantai sudah ditunggu oleh para penjual ikan dengan kendaraan motor. Mereka akan membawa ikan itu ke Bajawa dan dan daerah sekitarnya. Sejak kendaraan roda dua murah, orang Bajawa sudah bisa mencicipi ikan atau gurita segar dengan mudah. Harganya pun terjangkau.

Maumbawa sekarang sudah menjadi perkampungan nelayan. Beberapa toko menjual berbagai peralatan pancing , untuk memenuhi kebutuhan nelayan. Cukup  banyak kios menjajahkan berbagai kebutuhan tidak kalah seperti yang ada di kota seperti Bajawa atau Ende.

Pasar tidak lagi berada di Maumbawa tetapi bergeser ke Aewau, masuk dalam wilayah Nagekeo. Pasarnya sangat ramai, karena pengunjungnya berasal dari dua kabupaten Ngada dan Nagekeo. Hal ini dimungkinkan oleh kemudahan transportasi. Ada banyak bis-bis kayu dari Maunori, Boawae .Mauponggo , Bajawa, dan Ende. Di pasar Maumbawa kita bisa menikmati makanan segar dari warung tenda termasuk baso. Makanan baso sekarang sudah mulai populer di berbagai pasar di Flores.

Pembangunan pasar baru di Aewau belum terlaksana. Semuanya masih berada di alam terbuka. Disana sini dibangun tenda daarurat beratapkan terpal. Tentu ini merupakan pekerjaan rumah bagi kabupaten baru Nagekeo.


Leave a response

Your response:

Categories