Posted by: tanagekeo | November 3, 2008

TOTO GELAP DAN KARYAWAN KAMI

Hari Sabtu saya tidak masuk kerja. Saya minta dispensasi khusus hari Sabtu buat kepentingan sosial. Saya mendapat telepon bahwa ada masalah besar di pabrik. Igantius dicari polisi. Igantius seorang sopir perusahaan kami yang berayahkan seorang Bajawa Flores. Tamu datang mengaku Kardiman menanyakan seorang anggota Brimop yang menjadi penanggungjawab keamanan. Kemudian menanyakan Ignatius.  Setelah keluar dari area pabarik, masuk lagi dan sempaty bertemu dengan Ignatius. Ignatius langsung melapaskan diri dengan alasan ke kamar kecil. Igantius menjadi target operasi sebagai pengedar TOGEL (toto gelap). Setelah itu duaorang intel yang kemudian mengaku nama mereka sebenarnya memasuki are pabrik bahkan membongkar ruang sekurity dan ditemukan rekapitulasi pembeli togel.

Polisi terus memasuki ruang pabrik dan mencari Ignatius. Tidak dketemukan, karena Ignatius bersembunyi dalam ruangan saya, yang kebetulan sedang berada di rumah. Ignatius kemudian diserahkan pada pihak berwajib dan kini mendekam di sel.

Igantius orang kecil, yang baik hati telah terlibat dengan Togel. Dari segi hukum bisa salah. Tetapi kami semua menganggap ini persoalah sederhana. Cara polisi mencarinya terlalu overacting seolah suatu yang luarbiasa. Kapolsek dan wakapolsek pun kemudian datang mengecek lokasi kejadian. Polisi siap membebaskan dengan meminta uang jaminan Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah), jumlah yang sangat besar bagi keluarga Ignatius. Isterinya buruh pabrik, Ignatius pun seorang sopir dengan gaji yang kecil.


Leave a response

Your response:

Categories