Hasil perhitungan cepat memperlihatkan bahwa presiden pilihan rakyat banyak adalah Susilo Bambang Yudoyono. Itu berarti yang terpilih bukan keinginanku. Lalu bagaimana aku dan mungkin sekian banyak orang lainnya harus bersikap. Karena dalam setiap situasi dan kondisi seorang harus menentukan sikapnya. Saya harus berbuat sesuatu menurut pendirian sendiri atau bersikap sebagai cara untuk menunjukkan jati diriku. Karena orang pasti mengenal seseroang melalui sikapnya.
Berbeda pilihan tidak berarti salah pilih. Karena setiap orang memiliki alasan dan pandangan sendiri dalam mementukan pilihan. Suara rakyat banyak menentukan. Karena Susilo Bambang Yudoyono terpilih dengan suara terbanyak, maka inilah suara rakyat dan itulah suara Tuhan. Karena itu siapa pun harus menerima dan mengakui hasil pilihan rakyat banyak.
Sebagai kelompok minoritas dari segi religi, saya mohon agar pemerintah dalam pimpinan presiden Yudoyono tidak memihak. Hati kami ketar ketir dengan berbagai peraturan dan RUU yang bakal menyudutkan kaum minoritas. Kami tungguh kiprahnya.